BKKBN Kabupaten Tangerang Ajak Warga Cikupa Aktif Ber-KB

BKKBN Kabupaten Tangerang Ajak Warga Cikupa Aktif Ber-KB

Dec 19, 2017, Tuesday, December 19, 2017

BantenNet.com. KABUPATEN TANGERANG - Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus gencar mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menjadi peserta aktif keluarga berencana (KB) salah satunya dihelat di Kampung Mindi, Desa Budimulya, Cikupa Kabupaten Tangerang pada, Selasa (19/12/2017).

Kegiatan bertajuk Integrasi Kampung KB Bersama Mitra 2017 itu berlangsung dihalaman kantor desa Budimulya.

Selain dihadiri ratusan peserta dari warga Kampung KB desa tersebut, hadir juga Camat Cikupa, Hendar Herawan, Kepala Bidang Pengedalian Penduduk dan KB, BKKBN Banten, Bardoyo, Kepala Desa Budimulya, Ahmad Arifin, serta Tenaga Ahli Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Banten III, Irgan Chairul Mahfiz.

Dalam sambutannya, Hendar Irawan mengatakan Kecamatan Cikupa tercatat memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di Kabupaten Tangerang setelah Kecamatan Pasar Kemis.

"Tingginya jumlah penduduk itu karena Cikupa memiliki kawasan industri, sehingga menjadi tujuan urbanisasi,"ungkapnya.

Jumlah penduduk, tambahnya berkorelasi dengan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh pihaknya, seperti layananan pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur jalan.

"Untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk ini, kita terus mendorong masyarakat aktif ikut program KB," tambahnya.

Sementara, Bardoyo mengungkapkan Kabuoaten Tangerang memiliki tantangan berat dalam pengendalian jumlah penduduk karena sebagai wilayah industri.

Urbanisasi penduduk ke kota 1001 industri ini berdampak pada laju pertumbuhan penduduk.

"Akhirnya semakin banyak kebutuhan pemukiman serta layanan dasar lainnya," ungkapnya.

Program KB dijelaskannya bukan semata-mata membatasi jumlah anak, mengatur jarak kehamilan, melainkan untuk mewujudkan ketahanan keluarga, generasi penerus bangsa yang berkualitas sehingga setiap keluarga bisa mencapai taraf hidup yang lebih baik.

"Pameo yang berkembang dahulu kan banyak anak banyak rejeki, kalau untuk saat ini justru banyak anak mungkin banyak masalah," tambahnya.

Prioritas capaian yang ingin dicapai melalui program KB selain mengendalikan jumlah penduduk adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Karena saat ini, Indonesia berada diperingkat empat dunia untuk jumlah, namun dari sisi kualitas SDM, masih jauh tertinggal oleh negara lain.

Ia mengajak peserta untuk terus mensosialisasikan kepada khalayak lainnya manfaat mengikuti program KB.

"Kita berharap, melalui program KB cita-cita hidup sejahtera tercapai, bangsa Indonesia pun peringkat kualitas sumber daya manusianya terus meningkat," tukasnya.

>red 

TerPopuler