KAHMI Banten Harapkan Ahmad Jazuli Abdillah Maju Pada Pileg 2019


BantenNet.com. KOTA TANGERANG-Jaringan Mahasiswa Banten dari berbagai kampus di wilayah Provinsi Banten terdiri dari aktivis mahasiswa mendaulat Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Banten. 

Dalam hal ini KAHMI mengaharapkan Ahmad Jazuli Abdillah, agar maju menjadi calon senator atau Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 2019 nanti.

"Kami dukung Bang Jazuli agar tampil wakili aktivis yang dekat dengan pemuda dan mahasiswa, pengalamannya sebagai aktivis cukup panjang, kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat juga sudah teruji, kapasitas intelektualnya juga tidak diragukan, modal popularitasnya sangat potensial didongkrak. 

Inilah faktor pertimbangan kami mendaulat agar serius maju di Pemilu 2019 nanti," ungkap Elisa, mahasiswi UNSERA, pada Sabtu (13/1/2018).

Sementara Koordinator Jaringan Mahasiswa Banten, dari Universitas Muhammadiyah Tangerang, Ahmad Kemal Mulya mengatakan, iklim politik jelang Pilkada 2018 ini sudah tidak demokratis bahkan tidak menarik dengan banyak calon tunggal.

"Incumbent merajai dan memborong semua parpol menjadi pengusungnya. Ini karena calon yang maju harus miliki modal besar atau ongkos yang mahal, jangankan kalangan aktivis, dari kalangan pimpinan parpol saja tidak berani maju," kata Kemal.

"Ini ironis. Makanya kita akan coba mendorong aktivis melalui jalur independen pada Pileg 2019 nanti buat calon DPD RI, yaitu Bang Jazuli, tidak perlu lewat parpol, tapi lewat semangat gotong royong dan mengkapitalisasi potensi masyarakat yang sadar untuk mendukung,"lanjutnya.

Lebih lanjut, pada awalnya ia dan teman-temannya mendorong Jazuli menantang Arief Wismansyah sebagai calon Walikota Tangerang lewat jalur independen agar Pilkada lebih ramai dan demokratis, tidak calon tunggal. 

"Awalnya kami dorong Bang Jazuli maju lawan Arief, tapi tahapannya sangat mepet, padahal gerakan ngumpulin fotocopy KTP sudah berjalan. Akhirnya ini buat investasi dukungan DPD RI saja," tandas Kemal.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Jazuli Abdillah mengaku bahwa dirinya bukan tipe ambisius terhadap jabatan, terlebih jabatan politik seperti DPD RI atau Kepala Daerah.

"Iya, bila ada yang dukung positif thinking ajalah, yang penting jangan sampai ujub dan takabur. Apalagi ini soal jabatan politik yang prosesnya panjang dan berliku, bukan hanya butuh modal sosial tapi juga mental bahkan material harus disiapkan,"terang Jazuli.

"Jadi kita harus rasional obyektif, liat aja perkembangan politik ke depan, sekarang sih banyakin silaturrahmi aja, kan kita percaya kata Nabi, kalau yang namanya silaturahmi bakal ditambahkan rezeki dan dipanjangin usianya," imbuhnya dengan merendah.

>red/satelitkota.com

Post a Comment

0 Comments