Persatuan BEM Banten (PBB) Gelar Dialog Interaktif dan silaturahmi


BantenNet.com,BANTEN - Persatuan BEM Banten (PBB) menggelar Dialog Interaktif dan silaturahmi sekaligus buka puasa bersama berjalan dengan lancar dan khidmat yang telah dilaksanakan di Rumah Makan Lesehan Ayam Kribo, Jl. Imam Bonjol Kota Tangerang, pada Rabu (23/05/18).

Dengam Mengusung Tema "20 Tahun Refleksi reformasi " acara ini dihadiri oleh mahasiswa  dan pengurus Persatuan  BEM se Banten wilayah Tangerang.

Ecat Dinata kordinator wilayah Tangerang Raya mewakili sekjend PBB. sekaligus membuka acara dialog ini mengucapkan terima kasih kepada pengurus (PBB) yang telah hadir pada acara ini. Karena memang ini adalah Langkah awal kita dalam bergerak kedepan.

 dialog interaktif Ini dengan pemantik diskusi Kang muhammad Fahmi sebagai  direktur Satelit News dan A. Jazulli Abdillah sebagai staff khusus Gubernur Banten keduanya adalah aktifis tahun 98.

Dalam dialog ini kang Fahmi selaku pelaku dunia pers memaparkan kalau kebebasan pers dulu dan sekarang berbeda. Kalau dulu sangat dibatasi dan Sekarang jangankan pemerintah, pemimpin redaksi saja tidak bisa memberikan intervensi terhadap isi berita, meski kadang diskusi itu ada.

Sedangkan Pak Jazulli memaparkan ceritanya sebagai aktivis 98. Beliau juga menyampaikan kalau kompetensi dan ijazah adalah 2 hal yang berbeda. Beliau juga menyampaikan agenda kedepannya yang akan dijalankan kerja sama dengan PBB yaitu sekolah politik.

‌Di akhir diskusi Ade Putra moderator acara sekaligus Wasekjend 2 PBB menyampaikan "minimal kita sebagai mahasiswa tahu dan tidak tinggal diam dalam momen ini, jika bulan Mei ini adalah bulan kemenangan kaum muda atau mahasiswa dalam meruntuhkan orde baru dan  terjadinya reformasi"
Acara ini ditutup dengan buka bersama dan rapat persiapan muskerwil PBB wilayah Tangerang Raya. Semoga kedepannya PBB semakin progresive dan revolusioner.

Pesan yang dikatakan oleh Rano Nursalam selaku Peserta dan Pengurus PBB KORDA Tangerang Raya, semoga dalam kegiatan dialog interaktif ini pengurus dan mahasiswa yang ada di Baten khususnya Tangerang Raya selalu agar menginggat sejarah mahasiswa pada Tahun 98, karena mahasiswa memiliki power sebagai insan intelektual. Tutupnya melalui pesan Whatsapp kepada Banten.net.com


Rif

Post a Comment

0 Comments