Tiga dari Tujuh Pengunjung Pantai Tewas Terseret Ombak Besar Pantai Pasir Putih


BantenNet.com, KABUPATEN SERANG - Pada hari Sabtu 7 July 2018 jam 10.00 wib para Korban terseret ombak besar berjumlah tujuh orang merupakan peserta Sanggar Kampung Seni Yudha Asri yang sedang menginap Di Villa Kuning Desa Ciparahu Kecamatan Cihara Kabupaten Serang dalam rangka Latihan Tari Tradisional Banten.

Para Korban yang rencananya akan pulang ketempat asalnya seusai Sholat Dzuhur, namun korban memanfaatkan waktu luang tersebut untuk bermain dipantai pasir putih yang berada di depan Seberang Villa tempat mereka menginap.

Menurut para saksi menyampaikan bahwa Jumlah korban sebanyak tujuh orang tersebut sedang bermain pasir sambil foto / selfie dipinggir pantai tak diduga dengan cepat ombak besar datang menghampirinya sebanyak dua kali sehingga mengulung dan menyeret mereka ke laut.

Maka jumlah korban sebanyak tujuh orang itu yang diselamatkan dan evakuasi sebagian rombongan serta dibantu warga maupun petugas BPBD Kabupaten Serang Banten yang menangani langsung para korban yang selamat atau meninggal dunia.

Sedangkan yang terselamatkan berjumlah empat orang yaitu Aswaya (26 th), Sahrul (16th), Marjuk (22th), Mamak (20th), adapun yang Meninggal Dunia berjumlah tiga orang yaitu Alm. Muhniar (18th), Alm. Yuliana (18th), Alm.Maryani (16th), mereka diduga meninggal akibat banyak kemasukan air laut semua korban berhasil dievakuasi.

Disamping itu para saksi pada kejadian tersebut yaitu Irvan Murdani (33th),Ismail (24th), Samsudin (62th), Jupri (40th) Beserta pimpinan rombongan Sanggar yaitu Madroi (38th) seorang guru PNS
Nurmuhi (30th).

Sementara itu Bharatu Febiansyah selaku anggota yang melakukan Cek / Olah Tempat Kejadian Perkara ( TKP ) Kecelakaan dilaut itu melakukan tindakan bersama kepolisian dengan menerima laporan, mendatangi TKP
mengecek para korban, puldata dan pulbaket serta membuat lapga.

Para korban baik yang selamat maupun yang meninggal dunia dilarikan ke RSUD Malimping, guna Penanganan Medis.

> sol 
iklan%2BKemendagri

Post a Comment

0 Comments