Di Sinyalir Ada Pungutan Uang Rapot Di SDN Gintung Satu


BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Masih banyak didalam lingkungan Sekolah Dasar Negri kerap terjadi pungli dengan modus bermacam - macam kini terjadi dengan dalih untuk membeil sampul raport bagi murid dengn modus musyawarah yang diduga hanya kesepkatan sepihak hal ini di ungkpkan ladin wali murid kelas Lima di SDN Gintung Satu kepada BntenNet.com di kediaman rumahnya.

 Menurut ladin Lagi-lagi   terjadi di beberapa Sekolah Dasar Negri (SDN) di wilayah Kecamatan sukadiri,Kabupanten Tangerang. Khususnya di sekolahan SDN gintung satu  belum lama saya beserta wali murid yang lainnya di kumpulkan di salah satu kelas dalam untuk menyepakati adanya biaya pembelian rapot, ujarnya.

" Bahkan bukan Rapot ajah ada juga niatan pembelian buku USBN kelas VI"kata ladin

Menurut ladin Meskipun hasil musyawarah itu belum di sepkati oleh  orang tua siswa akan tetapi sudah bnyak wali murid yang membayar biaya untuk rapot meski secara terpaksa karena harus merongoh kantong untuk memenuhi permintaan pihak sekolah, saya pernah meminta kepa pihak sekolah untuk meminta ijin atau rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang di perbolehkan apa tudak tapi terasa tidak di Indahkan oleh pihk sekolah dan terasa sangat memaksa, papar ladin.

Hal senada di ungkapkan wati kalau anaknya wajib membeli  uang ke sekolah sebesar Rp.50 ribu untuk membeli  raport.yang seharusnya  raport itu sudah menjadi kewajiban sekolah untuk menyediakannya dari dana BOS,

Sementara itu Muklih operator sekolah membetulkn adanya biaya pembelian rapot sekolah untuk Siswa-siswi  kelas satu,Kelas Empat dan kelas Lima yang di wajibkan karena Dana BOS yang ada tidak bisa mengkaper itu semua dan pihak sekolah harus meminta kepada wali murid, ucapnya 

"Dirinya menyampaikan saya hanya mewakili kepala sekolah yang sedang sakit, dan itu sudah kami lakukan karena hasil musyarawah wali murid,dan komite sekolah   hasil musyarawah tersebut ada berita acaranya"

namun ketika  awak media menyakan hasil berita acara beliau mengatakan diruang kepala sekolah.

> ydi

Posting Komentar

0 Komentar