Dugaan Banyaknya Proyek Tak Bertuan , Aktivis Pantura mohon inspektorat turun ke Lapangan


BantenNet. com, KABUPATEN TANGERANG - Dugaan Banyaknya proyek Yang  bermasalah di Kecamatan Pakuhaji di mendaptakan berbagai pertanyaan dari elemen masyarakat dan aktivis pantura ,  Imbron kancil aktivis yang giat dalam melakukan pengawasan dan monitoring di sejumlah pekerjaan baik yang dianggarakan melalu APBD atau APBN mengeluhkan kurangnya pengawasan dari pihak pemerintah.
Dalam kesempatannya Imbron memaparkan,  banyak pekerjaan yang di kerjakan oleh rekanan atau pihak ketiga Yang di keluhakan sejumlah aktivis dan masyarakat yang diduga  adanya main mata dalam mewarnai proses pemenangan tender atau lelang bahkan sudah dimulai dalam tahap perencanaan.paparnya kepada BantenNet.com pada ( 9/8) di ruangan kerjanya.
Menurut Imbron Kancil Adanya anggaran yang di keluarkan oleh pihak ketiga untuk memenangkan salah satu pekerjaan tentunya akan menyebabkan sebuah penurunan kualitas dalam pekerjaan bahkan akan tidak sesuai denga harapan masyarakat,tuturnya.
Bahkan terkesan adanya sebuah permain kotor dengan PPTK dan para pengawas proyek yang di lapangan sehingga  pekerjaan yang di hasilka tidak maksimal pada akhirnya membuat kualitas bangunan atau pekerjaan menjadi tidak baik.kata Imbron
" Contohnya Di kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang ada dua (2) proyek yang di kerjakan oleh pihak ketiga dan menjadi sorotan oleh lembaga swadaya  masyarakat  ( LSM)  maupun warga setempat sebaga penerima manfaat, misalnya proyek paving block di kampung Alar Desa Kohod Rt.04 dan Rt
05 Rw.05 dan di RT. 04 RW, 011 kecamatan pakuhaji, pekerjaan sudah selesai di kerjakan akan tetai kualitas pekerjaannya terkesan asal asalan dengan mengurangi kualitas demi mendapatkan ke untungan pribadi yang menggiurkan bahkan ada istilah baru yang di sebut dengan asal bapak senang ( ABS),  proses  pembangunan pekerjaan yang menelan anggaran dari APBD Kecamatan dengan nilai yang tidak ketahui oleh masyarakat dengan tidak adanya papan informasi atau Papan Proyek padahal kita semua tauh pembangunan yang dikerjakan oleh pemborong adalah uang rakyat hasil dari pajak yang di angarankan oleh pemerintah daerah, melalui Anggaran pendapatan belanja Daerah ( APBD). Kabupaten Tangerang" kata  Imbron yang akarab di panggil Imbron kancil
ini adalah Tugas kita bersama dalam mengawasi anggaran negara, kalau kita sebagai masyarakat membiarkan para pihak ketga begitu saja tanpa adanya pengawasan yang ketat dari pihak pemerintah dan masyarakat  saya yakin hanya enem bulan pekerjaan itu akan bertahan dan sipa yang akan di rugikan kalau bukan masyarakat sebagai penerima manfaat, kami mohon kepada pemetintah baik kecamatan atau Kabupaten khususnya  inspektorat untuk turun kelapangan dan mengkaji ulang pekerjaan pekerjaan yang berada di wilayah kecamatam pakuhaji bila perlu bukti bukti kongkrit kami siap meberikan demi kemajuan daerah kita bersama. Tegas Imbron

> ydi

Post a Comment

0 Comments