Batik Srikandi, Batik Khas Tangerang, Yang Mulai Terlupakan


BantenNet.com,KABUPATEN TANGERANG - Setiap daerah mempunyai ciri khas batik tersendiri, dimana kesemuanya itu menandakan adanya perbedaan satu sama lainnya, sehingga perbedaan itu akan nampak pada nuansa motif, seperti pada batik Tangerang ini memberikan warna yang berbeda dengan biasanya, dimana dalam motif desain nya selalu memberikan gambar bunga dan binatang yang senyawa, agar ada perpaduan yang hidup.

Adalah Sutrisnia, Pelopor pembuat batik khas Tangerang, dengan memberi nama Batik Srikandi, dimana ia selalu dipanggil oleh  Pemda Kabupaten Tangerang, pada saat event pameran tertentu, ia adalah warga Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis. KabupatenTangerang. dimana dalam keseharian nya ia juga sebagai ketua RT 08/10. Yang saat ini ia tinggal bersama suami dan 3 orang anak.

"Dalam masalah financial, kami sangat kesulitan untuk memproduksi batik Srikandi ini, jangankan pemasarannya, untuk beli bahan baku saja, kami agak kerepotan, mengingat tidak ada satupun instansi pemerintah yang bisa dapat membantu kami," ucapnya, pada saat awak media bertandang kerumahnya, Jumat 14/09/2018.

Dijelaskan lagi, bahwa dirinya terkadang dibutuhkan oleh pemerintah Kab. Tangerang, pada saat tertentu, seperti adanya pameran produksi hasil masayarakat Tangerang, dimana ia diminta untuk memberikan Sosialisasi serta pencerahan karya batik Srikandi yang diproduksinya kepada masyarakat.

"Batik Srikandi karya saya ini, asli buatan Tangerang, dimana beberapa tahun lalu pernah dipamerkan dalam Pameran Show Batik seluruh Indonesia, dimana batik dengan perancang Desainer yang cukup Profesional, terlihat sangat bagus sekali, apalagi dipergakan oleh peragawati terkenal," ujarnya

Bahkan, katanya lagi, batiknya ini pernah dibeli oleh istri Zaki Iskandar, Bupati Tangerang, beberapa tahun lalu, yang konon akan dipromosikan/ Sosialisasikan, tapi hingga kini belum ada tindak lanjutnya masalah batiknya ini,  padahal pihaknya sangat berharap adanya peluang pasar yang dapat membantu berjalannya batik khas Tangerang ini.

Sementara pihak terkait yakni Dinas Perindustrian Kabupaten Tangerang, ketika akan dikonfirmasib terkait masalah batik Srikandi, batik khas Tangerang, dimana dikatakan bahwa pihaknya hingga saat ini belum dikoordinasikan dengan pihak lainnya sehingga belum ada tindak lanjutnya.

Ditempat berbeda Soeparno, lurah Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, mengatakan bahwa diakui hingga saat ini pemkab. Tangerang belum bisa memberikan perhatian penuh terhadap batik Srikandi, batik khas Tangerang, dimana batik ini pernah ikut pameran dan membawa nama baik daerah.

"Mudah-mudahan kedepan pemerintah, melalui instansi terkait akan berkoordinasi dengan pihak pengembang batik Srikandi, akan mencari jalan solusi nya yang terbaik, agar pengembangannya bisa berjalan," papar lurah Kutabaru.

> Sol

Posting Komentar

0 Komentar