Melalui Komunitas Rajeg, Rumah Rohman Kembali di Bedah


BantenNet.com , KABUPATEN TANGERANG - Melalui jajaran Komunitas Rajeg yang bekerja sama dengan seluruh jajaran pemerintahan Kecamatan, Polsek, Koramil, Desa dan warga akhir melaksanakan Pembangunan kembali Rumah rohman yang sebelumnya roboh.
Tampak hadir pada peletakan batu pertama pembangunan rumah rohman, seperti unsur Kepala Desa (Kades), Kecamatan, Polsek, Koramil, jajaran  Komunitas Rajeg dan warga.
H. Abdul Hasan Penasehat komunitas Rajeg didampingi pahri suheri kepada bantennet. Com pada selasa (28/08/2018) disela sela kegiatan peletakan batu pertama.

H. Abdul Hasan menjelaskan, "Alhamdulillah, melalui kerja sama baik dari semua unsur pada akhirnya kami dapat melakukan pembangunan kembali rumah yang sebelumnya roboh ini"


Melalui Komunitas Rajeg bersama dengan pemerintahan Kecamatan, Polsek, Koramil dan Desa hari ini memulai pelaksanaan pembangunan  rumah ini.

Menurutnya, Terkait pendanaan yang didapat dalam  pembangunan rumah ini didapat dari pihak donatur dan warga. Dan bentuk rumah akan dipermanen, diperkirakan menelan biaya sekitar 20 juta rupiah, imbuhnya

Sejauh ini keberadaan Komunitas Rajeg di bawah naungan pemerintahan Kecamatan Rajeg bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Pada prinsipnya Kami akan selalu membantu masyarakat yang kesulitan khususnya warga yang berada di wilayah Kecamatan Rajeg ini,"tutur H. Abdul Hasan

Demikian  halnya yang disampaikan pahri suheri  Kades ranca bango menjelaskan, Berkat kerja sama dengan  semua unsur, "Alhamdulillah pada hari ini kami bersama-sama dapat memulai pembangunan kembali rumah rohman  yang sebelumnya roboh"

Sebenarnya untuk wilayah Desa Rancabango sebenarnya masih banyak rumah warga yang tidak  layak huni. "Sejauh ini pihak pemerintahan Desa telah berupaya mengusulkan kepada pihak pemerintah Kabupaten Tangerang dalam hal ini melalui program Bedah Rumah,"jelasnya.

Salah satu program yang telah Saya usulkan, Ada sebanyak 100 rumah yang telah kami usulkan untuk mendapatkan bantuan namun akan dilaksanakan pada tahun 2018 nanti.
Saya sebagai Kades pun tidak menutup mata terkait keluhan warga.  Dan dari bentuk batuan yang didapat pemerintah Desa pun sudah kami laksanakan dan realisasikan,"ungkap Kades.

Kami hanya berharap kepada pihak pemerintah daerah maupun pusat, dari ajuan program Bedah Rumah yang telah diusulkan itu  agar dapat di realisasi sepenuhnya sesuai yang diusulkan Desa.

"Hal ini diharapkan agar nantinya tidak terjadi kecemburuan sosial dari warga apabila program batuan di laksanakan di wilayah desa,"harapnya.


> ldn/ydi

Posting Komentar

0 Komentar