Desa Keramat Bantah, Selewengkan Dana Desa


BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Pemerintah Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang membantah, pihaknya telah  menyelewengkan anggaran dana desa hingga Rp1,2 milyar dalam pelaksanaan alokasi anggaran dana desa.

"Dana dibulan mei yang ditransfer itu dibawah Rp1,2 milyar, terus ada berita kami selewengin dana Rp1,2 milyar, coba diperinci yang benar," kata Operator Sistem keuangan Desa Keramat, Muhamad Robi Agus Gumelar, di Kantor Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang," Rabu (13/1/19) siang.

Menurut Robi, setiap anggaran turun semua berada di racangan anggaran belanja (RAB) desa, dibawah pengawasan BPD, LPM,  Binmas, Bhabinsa, pihak kecamatan, Inspektorat, BPK dan pembinaan Bankdes yang setiap saat monitoring dana Desa Kramat.

"Mereka mau pinta RAB saya tidak kasih, karena itu jadi dokumen penting dari lampiran perdes yang isinya RAB, mereka bilang buat awasi dana desa, saya kira dari lembaga, muspika serta Kepolisian dan TNI yang dampingi sudah cukup kuat," ujarnya.

Robi mengaku merasa bingung, apa yang dipersoalkan lembaga tersebut selama ini, karena ia melihat adanya ketidak sesuaian antara anggaran dana desa yang turun, dengan yang dipermasalahkannya.

"Saya juga tidak ngerti yang dia permasalahin, coba aja kalau kita diperhatiin jauh beda, yang ditransfer kurang dari Rp1,2 milyar, sedangkan dia bilang kita  korupsi Rp1,2 milyar, ini jelas tidak akurat," cetusnya.

Koordinator operator sistem keuangan desa, Kecamatan Pakuhaji, Aef Saefullah membenarkan apa yang telah dipaparkan Saudara Robi, mengenai Anggaran APBDesa Kramat yang tidak sesuai dengan apa yang telah Diberitakan Oleh Salah Satu Media Online Tersebut Mengenai Anggaran Itu,,

"Prihal statement yang saya baca kemaren, disitu ada yang diangkat Mengenai Anggaran Desa Kramat, Yang Angkanya 1,2 M,,  yang jadi Pertanyaan Saya Ini Anggaran Apa,,?? Apa yang Saudara Robi bilang memang benar, itu tidak sesuai dengan yang diterima oleh Pemerintah Desa Kramat Pada Termin Pertama Bulan Mei,, Untuk Total Anggaran APBDesa Kramat Tahun 2018 Rp 2,2 milyar, sedangkan Penerimaan Dana Transfer untuk termin Pertama Di Bulan mei dibawah Rp1 milyar, jadi Rp1,2 milyar itu jelas tidak benar pemberitaannya," pungkas Aef.


> ldn

Post a Comment

0 Comments