Kecamatan Sepatan Timur Masih Membutuhkan Sarana Dan Prasarana Pendidikan


BantenNet.com , KABUPATEN TANGERANG - Musrenbang adalah kegiatan rutin tahunan dalam upaya menyusun perencanaan dibidang pembangunan, ini merupakan suatu proses untuk menentukan kebijakan masa depan melalui urutan pilihan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumberdaya yang ada dalam jangka waktu tertentu katanya.

“Musrenbang yang kita laksanakan hari ini wujud dari usulan dari kepala desa se kecamatan sepatan Timur, bersama pemangku kepentingan menyampaikan
Lanjut Napsin berdasarkan agenda prioritas pembangunan tersebut, seluruh rencana pembangunan dirumuskan mulai dari perencanaan tingkat kecamatan,bahkan dapat diperjuangkan pada Musrenbang tingkat kabupaten.

Pada kesempatan yang sama H. Barhum Sip.selaku Anggota DPRD dapil 3 mengatakan perencanaan pembangunan yang dibicarakan dalam musrenbang ini melalui aspirasi hasil Musrenbang yang menjadi prioritas di tingkat Kecamatan adalah Kegiatan yang benar-benar dapat bermanfaat dan berguna untuk masyarakat khususnya untuk masyarakat kecamatan Sepatan Timur.

“Dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Sepatan Timur mempunyai moto untuk mengembangkan inovasi daerah dan ekonomi kreatif serta membangun ketahanan pangan berbasis kewilayahan,” papar barhum

Menurutnya, masalah pendidikan non formal ampun formal masih kita usung untuk dapat direalisasikan pada tahun 2020 nanti.

Salah satunya, untuk wilayah Kecamatan Septi perlu adanya sarana gedung untuk tingkat SD minimal 1 atau 2. Demikan juga untuk tingkat SMP perlu adanya penambahan pada setiap desa. Ini merupakan  salah satu sarana pendidikan yang harus di laksanakan, hal ini dalam rangka mencerdaskan anak anak disetiap Desa,"jelasnya.
Untuk bidang kesehatan, perlu adanya sarana Tempat Pembukaan Sampah (TPS) Sementara disetiap wilayah Desa.
Bidang kesejahteraan, kepada Kades kebijakan anggaran dari dana desa buatlah usaha Desa atau bumdes, guna meningkatkan perekonomian masyarakat di setiap desa tersebut.
Dalam bidang pembangunan Infrastruktur, Alhamdulillah untuk setiap desa saat ini sudah terealisasi , terutama jalan jalan penguhung antar desa dalam bentuk betonisasi.
Anggaran yang diterima baik oleh pemerintah Kecamatan maupun Desa dapat Teralisasi sesuai dengan kebutuhan  dan keinginan masyarakat  serta sesuai dengan visi Kabupaten Tangerang Gemilang,"ungkapnya.

Samsul Arifin mewakili dari Bappeda Kabupaten Tangerang mengatakan
Bahwa tema besar  tahun 2020 "Kreativitas dan Inovasi" dapat dicerminkan dalam beragam sektor usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Hal ini ia sampaikan dalam sambutan acara Musrenbang tingkat Kecamatan sepatan Timur, pada senin(25/2).

Dirinya memaparkan bahwa tak mengapa jika usulan sektor infrastruktur masih mendominasi, namun diupayakan agar pembangunan infrastruktur tersebut mencerminkan unsur inovasi dan mendukung peningkatan kreativitas warga sekitar.

"Jadi kreativitas dan inovasi bisa menjadi ruh setiap kegiatan yang diusulkan," ujar samsul

Menurut samsul, jika tiap usulan di Musrenbang bisa memiliki nilai kreatif dan inovatif maka dirinya tidak ragu akan masa depan Tangerang gemilang yang lebih baik lagi.

Kegiatan yang mengangkat tema "Pembangunan 2020 mengembangkan inovatif daerah dan Ekonomi Kreatif serta membangun Ketahanan  Pangan Berbasis Kewilayahan"acara musrenbang kecamatan sepatan Timur dihadiri, Camat, Sekcam, Perwakilan Bappeda, Pemdes Kabupaten Tangerang, Para  anggota DPRD Kabupaten Dapil 3, para Kades, Karang taruna, KNPI, MUI, unsur Pendidikan, Kesehatan, KUA dan para Stake holder yang ada dikecamatan Septi.

>yadi

Posting Komentar

0 Komentar