Volume Air Cisadane Meluap, Warga Kohod Kena Banjir



BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Hujan deras yang mengguyur pada Jumat dini hari (26/4/2019) mengakibatkan sejumlah wilayah di Tangerang dilanda banjir. Mengakibatkan Naiknya volume air sungai cisadane Berdampak banjir di beberpa wilayah Kabupaten Tangerang, Bahkan, kondisi Sungai Cisadane saat ini situasinya siaga 1.
Permukiman warga dan perkampungan di sepanjang sungai ciaadane akan terdampak luapan Air dengan volume tinggi seperti di kampung Tanjung Burung  di  Desa Kohod ratusan rumah warga terkena banjir  dengan  volume ketinggian air  berkisar dari  30 cm sampai 70 cm .
Kepala Desa Kohod Rohaman saat melihat langsung kelokasi banjir menjelaskan bahwa banjir hari ini yang terbesar selama beberapa tahun yang lalau, semoga tidak ada banjir susulan.

Selaku kepala Desa dirinya menghimbau kepada masyarakat agar untuk waspada dan selalu siaga dikawatir volume air naik lagi, dan kepada  pemerintah agar secepat nya untuk bisa Mengirimkan bantuan bencana bagi masyarakat.

Selain Permukiman warga yang terendam akibat meluapnya Sungai Cisadane. Juga berimbas pada terputusnya jalan menuju kantor Desa Kohod di sebabakan luapan air sudah masuk ke bahu jalan.
"Airnya naik ke atas jalan kurang lebih ada sekitar 100 meter dan Ke mana-mana banjir.  jalan jadi terputud " ujar Berto (38), pengendara yang melintas,kepada BantenNet.com, jumat (26/4/2019).

Banjir merendam hingga ketinggian sekitar 70 cm lebih. Permukiman warga seperti di Desa kohod dan Desa Tanjung Burung juga terendam.
Dia juga berharap semoga pemetintah segera melakukan peninjauan dan perbaiakan turap di srpanjang sungai cisadane agar bajir dapat di cegah serta tidak membahayakan warga yang  bermukim di sepanjang sungai cisadane.

" kasihan warga mas, yang terendam banjir dan sangat butuh bantuan dari pemerintah baik berupa air bersih,  atau air meneral dan bahan makanan pokok" harapnya.

> ldn

Post a Comment

0 Comments