Minyak Mentah Kotori Perarian Pantai Tanjung KaitBantenNet

Minyak Mentah Kotori Perarian Pantai Tanjung Kait

Sep 5, 2019, Thursday, September 05, 2019

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Sudah tiga hari, tumpahan minyak berceceran di sepanjang Pantai Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk. Bau menyengat juga tercium dari ceceran minyak tersebut.

Pantauan BantenNet.com di lapangan, tumpahan minyak yang berceceran di pasir pantai tersebut di beberapa titik meleleh seperti minyak yang mengalir. "Sejak kemarin mulai ada," kata Iptu Ketut Rinden, Wakasat Polisi Airud, Polresta Tangerang kepada BantenNet.com, Kamis 05 September 2019.

Namun, ia mengaku tak mengetahui secara persis dari mana ceceran minyak tersebut. Kemarin belum begitu bau seperti minyak tanah seperti sekarang.

Hal yang sama disampaikan Kepala Desa Tanjung Anom, Azis, ini terjadi sejak Selasa siang, anak-anak yang bermain di pantai berteriak bau minyak.

Berdasarkan hasil peninjauan, limbah minyak mentah mengotori sejumlah pantai. Beberapa pantai di wilayah Mauk yang terdampak diantaranya Pantai Tanjung Kait, Pantai Sangrila, Pantai Ketapang.

Azis mengaku, khawatir tumpahan oil spill tersebut berdampak pada kesehatan masyarakat. Oleh karenanya, ia meminta kepada dinas terkait memberikan kompensasi bagi warganya yang terdampak, termasuk soal kesehatan dan kebutuhan air bersih.

> iwn
Iklan Masyarakat

TerPopuler