Budaya Banten Dulu, Kini Dan Nanti

Oleh : Prof. Dr. H.M.A. Tihami, M.A.

BanteNet.com,BANTEN - Di lansir dari berbagai sumber melihat keindahan dan pesona Banten baik kiranya dalam kita  melihat sebuah kebudayaan Banten dimulai dari sejarah terbentuknya Banten.

Ini dimaksudkan untuk mempermudah mendefinisikan waktu, dulu, kini, dan nanti. Dari kapan dimulainya Dulu, tentu berkenaan dengan sejarah.

Dalam tinjauan sejarah mungkin ada perbedaan pendapat mengenai kapan Banten itu dimulai. Tetapi ada satu hal, melihat kebudayaan Banten boleh jadi dari dimulainya masa Kesultanan Banten, Maulana Hasanuddin (1552).

Alasannya, pada waktu itulah terjadi peristiwa kultural yang besar dan radikal sebagai akibat dari kekuasaan Sultan yang Islam.

Berdasarkan pandangan tersebut, cukup beralasan jika kita, bukan saja ada alasan untuk menyatakan bahwa Banten itu ada secara kultural, tetapi juga mempermudah pemotretan.

Indikator yang dapat ditampilkan adalah, tradisi kerajaan yang didominasi oleh Islam dan Jawa menjadi sentral kebudayaan (Banten).

Misalnya penggunaan bahasa Jawa sebagai bahasa resmi keraton yang tentu saja “memaksa” masyarakat dan rakyat Banten memahami dan memakainya, sementara bahasa merupakan salah satu unsur kebudayaan.

Demikian pula bisa diidentifikasi dan diukur dari aspek-aspek ang lain yang merupakan unsur-unsur kebudayaan, termasuk simbol-simbol yang diciptakan dan dititinggalkan.

Bersambung ....>>>> Kebudayan Banten


Posting Komentar

0 Komentar