Tim Paku Bumi Gakumda Kembali Segel Lima Bangunan Tanpa Izin

BantenNet.com.KOTA TANGERANG-Tim Pakubumi Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Gakumda Satpol PP) Kota Tangerang kembali menyegel lima bangunan tanpa ijin mendirikan bangunan (IMB), diantaranya bengkel besi hias, bangunan rumah dan bangunan kontrakan pada Selasa (7/11/2017).

Seperti di lansir Tangerangsatu.co.id, Kepala Bidang Gakumda Satpol  PP, Kaonang SSos MM menjelaskan,  tindakan tegas penyegelan bangunan tanpa IMB ini atas perintah Kepala Satpol PP Kota Tangerang, H Mumung Nurwana. 

Lima bangunan yang disegel Tim Pakubumi Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang di antaranya bengkel besi hias, bangunan rumah dan bangunan kontrakan.

Dengan didampingi Kasi Penegakan yang juga Koordinator Tim Pakubumi, Tatang Sumantri SIP menjelaskan bangunan yang disegel itu yakni bengkel besi hias di Wilayah Kelurahan Kenanga  Kecamatan Cipondoh, rumah mewah berlantai dua di Jl Karyawan 2 Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Karang Tengah, rumah tinggal berlantai dua di  Kelurahan  Gondrong Kecamatan Cipondoh, Ruko di Jl Imam Bonjol (menambah bangunan sisi belakang Ruko hingga sampai mepet saluran  melanggar GSS) dan bangunan kontrakan 6 pintu berlantai dua di Kelurahan Jurumudi Kecamatan Benda.

“Kami juga memonitor dua bangunan mewah yang berpotensi belum memiliki IMB di Kelurahan Kreo Kecamatan Larangan.

Bangunan itu dua lantai dengan luas tidak kurang dari 500 m2. Berikutnya bangunan rumah dua lantai di Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Karang Tengah,” ungkap Kaonang.

Terhadap bangunan tambahan di belakang Ruko Jl Imam Bonjol, terang Kaonang selain disegel pemiliknya akan peringatkan untuk segera membongkar sendiri.

“Bila tidak diindahkan, kami akan eksekusi supaya tidak dicontoh Ruko yang lain.

Sedangkan bangunan bengkel akan terus dimonitor karena ini bisa berpotensi resistensi, sebab bengkel berdiri di tengah lingkungan pemukiman masyarakat,” tegas Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang.


>red

Posting Komentar

0 Komentar