Wali Murid Di SMPN 3 Cikupa Keluhkan Pungutan Pembelian Peralatan KomputerBantenNet

Wali Murid Di SMPN 3 Cikupa Keluhkan Pungutan Pembelian Peralatan Komputer

12 Feb 2018, 2/12/2018

BantenNet.com.KABUPATEN TANGERANG - Sejumlah wali murid mengeluhkan adanya bentuk pungutan sumbangan yang dilakukan SMP Negeri 3 Cikupa, sebesar Rp 500.000 rupiah.

Menurut sala satu wali murid yang enggan di sebutkan namanya mengatakan, pungutan sumbangan yang dilakukan sekolah SMPN 3 Cikupa yang beralamat di Komplek Perum Bukit Tiara, Desa Pasir Jaya Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang nantinya akan di peruntukan untuk pembelian peralatan komputer dan Infokus.

Hal ini sangat memberatkan para wali murid yang mengikuti rapat pada Sabtu kemarin,"ungkapnya kepada BantenNet.com pada senin (12/2/2018).

Menurutnya, Saya bingung dengan adanya sumbangan yang menurut saya sangat memberatkan saya sebagai wali murid Kelas VII. 

Bukannya  sekolah sekolah sudah di Gratiskan dari Sumbangan baik itu SD atau SMP dan  itu bukannya sudah di bantu pihak pemerintah melalui dana Bos dan Bosda,"ucapnya.

Saat ditemui Wakil Kepala SMPN 3 Cikupa Bidang Sarana dan Prasarana, H.dimyati membenarkan adanya sumbangan kepada wali murid sebesar Rp 500.000, - untuk pembelian sarana dan prasarana yang sedang di perlukan oleh para murid terutana sarana komputer dan Infokus,"ujarnya.

Sumbangan tersebut berdasarkan rapat komite Sabtu kemarin dan dana sumbangan tersbut relatif tidak sama sekitar 70% dana yang susah terkumpul sebesar RP.80.000.000 dan ada juga sebagian wali murid yg tidak memberikan sumbangan,"kata Dimyati.

Menurutnya, program tersebut adalah program yang susah kami prioritaskan disesuaikan dengan kebutuhan belajar mengajar.

Kami memberikan tiga pilihan seperti pembangunan penghubung antar kelas, komputer dan infokus sehingga program itu dirapatkan dengan komite denga wali murid dan mendapatkan hasil kesepakatan sebesar  RP.500.000 untuk satu murid  dan hanya kelas VII yang kami pintai sumbangan tersebut,"jelas Damiyati. 

Sampai berita ini di terbitkan pihak Kepala dan Komite sekolah belum dapat di konfirmasi.


> Arif/Sopyan
Iklan Masyarakat

TerPopuler