Ilmuan Islam Yang Berjasa Dalam Ilmu Pengetahuan Dan Tehnologi Dunia

Ilmuan Islam Yang Berjasa Dalam Ilmu Pengetahuan Dan Tehnologi Dunia

Mar 8, 2018, March 08, 2018
Ilustrasi/net
BantenNet.com,BANTEN - Di awal era pertumbuhan Islam, Dunia Pengetahuan mengalami zaman keemasan dengan bermunculannya ilmuwan – ilmuwan muslim yang sampai sekarang penemuannya masih digunakan dan menjadi rujukan sebagai dasar dari perkembangan pengetahuan modern, tapi mungkin karena kurangnya publisitas dan banyaknya peristiwa sejarah yang menjadikan nama – nama mereka kurang dikenal bahkan di kalangan para umat muslim itu sendiri.

" seperti yang di catat  Kodiran Salim Pasca Perang Salib sampai sekarang ilmuan Islam tidak berkembang lagi atau boleh dikatakan lumpuh, mengapa ?

Ini akibat dari diberlakukan IMPERIALIS AGAMA oleh Orientalis (Yahudi dan Missionaris) "

Umat Islam termakan fatwa (pada masa Pasca Perang Salib) bahwa ilmu mantiq (logika) itu haram. Ini mungkin dicptakan oleh Orientalis (Yahudi dan Mussionaris) yang telah berhasil merebut buku-buku ilmu pengetahuan dan diterjemahkan di Eropa dan dikembangkan. Tujuannya adalah agar umat Islam tidak mempergunakan akal pikirannya lagi dalam beragama Islam. Tetapi umat Islam diarahkan kepada pemikiran yang dogmatis (taqlid).

Sehinggga sampai sekarang banyak umat Islam yang takut mengemukakan pendapat. Para penulis Islam hanya bisa mengutip pendapat ulama-ulama terdahulu, tanpa berani mengamukakan pendapatnya sendiri. Padahal zaman sudah berubah.

Sumber ilmu pengetahuan adalah al-Qur’an. Sebelum ada al-Qur’an ilmu pengetahuan hanya bersifat terbatas. Tetapi banyak orang yang takut mempelajari Al-Qur’an dengan akal untuk menggali ilmu
pengetahuan.

Ironisnya fatwa-fatwa yang melarang mempelajari al-Qur’an justru dari para ulama, kyai dan uztad zaman sekarang yang nota bene mereka belajar secara khusus ilmu-ilmu agama diberbagai lembaga pendidikan agama.

Berikut salah satubilmuwan muslim yang sangat berjasa bagi dunia pengetahuan

IBNU RUSHD (AVERROES)
Abu Walid Muhammad bin Rusyd lahir di Kordoba (Spanyol) pada tahun 520 Hijriah (1128 Masehi). Ayah dan kakek Ibnu Rusyd adalah hakim-hakim terkenal pada masanya. Ibnu Rusyd kecil sendiri adalah seorang anak yang mempunyai banyak minat dan talenta. Dia mendalami banyak ilmu, seperti kedokteran, hukum, matematika, dan filsafat. Ibnu Rusyd mendalami filsafat dari Abu Ja’far Harun dan Ibnu Baja.

Ibnu Rusyd adalah seorang jenius yang berasal dari Andalusia dengan pengetahuan ensiklopedik. Masa hidupnya sebagian besar diberikan untuk mengabdi sebagai “Kadi” (hakim) dan fisikawan. Di dunia barat, Ibnu Rusyd dikenal sebagai Averroes dan komentator terbesar atas filsafat Aristoteles yang mempengaruhi filsafat Kristen di abad pertengahan, termasuk pemikir semacam St. Thomas Aquinas. Banyak orang mendatangi Ibnu Rusyd untuk mengkonsultasikan masalah kedokteran dan masalah hukum.Pemikiran Ibnu Rusyd

Karya-karya Ibnu Rusyd meliputi bidang filsafat, kedokteran dan fikih dalam bentuk karangan, ulasan, essai dan resume. Hampir semua karya-karya Ibnu Rusyd diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan Ibrani (Yahudi) sehingga kemungkinan besar karya-karya aslinya sudah tidak ada.

Filsafat Ibnu Rusyd ada dua, yaitu filsafat Ibnu Rusyd seperti yang dipahami oleh orang Eropa pada abad pertengahan; dan filsafat Ibnu Rusyd tentang akidah dan sikap keberagamaannya.

Karya :
·Bidayat Al-Mujtahid (kitab ilmu fiqih)
·Kulliyaat fi At-Tib (buku kedokteran)
·Fasl Al-Maqal fi Ma Bain Al-Hikmat Wa Asy-Syari’at (filsafat dalam Islam dan menolak segala paham yang bertentangan dengan filsafat)

> red/berbagai sumber

TerPopuler