Polda Banten Gelar Silaturahmi Bersama Tokoh Agama dan Ulama Saling Menjaga Kondusifitas.




Banten.Net.Com SERANG - Dalam rangka menyikapi isu yang berkembang pada saat ini yaitu isu penodaan agama yang diduga dilakukan oleh Sukmawati, Pada hari Jum'at 06 April 2018 Tim pengacara dan Beberapa Ulama bersilaturahmi, Saling Menjaga Kondusifitas dengan Kapolda Banten, Jumat ( 6 / 4 ) di Aula Mapolda Banten.

Kunjungan tersebut diterima oleh Kapolda Banten Brigjen Pol Drs. Listiyo Sigit Prabowo, MSi, didampingi oleh Wakapolda, Karoops, Dir Lantas,  Dirintelkam dan Kabid Humas Polda Banten.

Sedangkan dari pihak  ulama dihadiri oleh  Agus Rahmat SH ( praktisi hukum /Pengacara Muslim Banten ), KH. Jawari ( Ketua Ikatan Santri Salafi Kota Serang ), KH. Abi Suja'i ( Toga Kota Serang ), KH. Idris, KH. Ali Mustofa ( FSPP Banten ), Ust. Wari ( Forum Umat Islam Banten ), Ust. Bahri Fohan, Ust. Mansyur Wahyidin ( Ketua GNPF MUI Banten ) , Ust. Ardani ( Pimp Ponpes Ardaniah Kec. Taktakan Kota Serang ), KH. Dimyati ( Ponpes Darul Khaerot Kec. Cikande Kab. Serang ).

Acara silaturahim berjalan sangat baik penuh kehangatan, keakraban dan kekeluargaan.

Namun KH Ardani dan Agus Rohmat perwakilan ulama mengatakan, Bahwa penodaan agama tidak boleh terulang lagi baik do Banten maupun di seluruh Indonesia dan terhadap para pelaku harus diproses secara hukum," Katanya.

“kami berharap Hal-hal yang terkait dengan penodaan agama tidak terjadi lagi baik dibanten maupun diIndonesia, Ungkapnya.

" Kami masyarakat Banten mendambakan hidup yang nyaman dan aman dan sangat  percaya kepada Polda Banten sebagai petugas melindungi, mengayomi masyarakat Banten, Ucapnya.

" kami akan selalu mendoakan agar Polda Banten mampu melaksanakan tugas dengan baik serta selalu mendapat rido dari Allah SWT dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat Banten," Ujarnya.

Sementara itu Kapolda Banten Brigadir Jenderal Listiyo Sigit Prabowo menjelaskan, Pihaknya sangat berterimakasih kepada para alim ulama atas kunjungannya dan dukungan serta doanya, agar kami dapat melaksanakan tugas dengan baik demi memberikan kenyamanan kepada masyarakat Banten, Jelasnya.



Terkait masalah isu penodaan agama, " jika para alim ulama menginginkan membuat laporan disilahkan tetapi karena lokus delictinya bukan di wilkum Polda Banten sehingga nanti laporannya kami kirimkan ke Mabes Polri” Ungkapnya.

Setelah berdoa kemudian foto bersama didepan Mako Polda Banten dan Acara silaturahmi  di akhiri dengan deklarasi Hoax oleh para ulama dengan Kapolda Banten.

>hry/red

Posting Komentar

0 Komentar