Aspirasi Warga Perumahan Bumi Indah, Pasar Kemis. Direspon Anggota DPRD, Fraksi PDI P Dapil III.


BantenNet.com
, KABUPATEN TANGERANG - Banyaknya keluhan yang dirasakan bagi warga Perumahan Bumi Indah. Tahap 2. Desa Sukamantri. Pasar kemis. Kamis (10 / 5 ) Pukul 19.00 Wib Firma Maju Sinaga, dari Fraksi PDI P Komisi II/ Dapil 3 ( Pasar Kemis, Sindang Jaya dan Rajeg) bersilaturahmi ke Pemukiman Perumahan tersebut.

Dimana keluhan warga Bumi Indah, yang dirasakan selama ini adalah masalah Infrastruktur, Sertifikat Rumah serta Kesehatan, terlihat banyak warga yang sudah sangat merindukan serta mendambakan keberadaan hal tersebut, mengingat sudah cukup lama yang diharapkan  tidak kunjung ada realisasinya, sehingga ia harus mencurahkan segala perasaannya dihadapan anggota DPRD yang notabene masih dalam wilayah kerjanya.

Firma Maju Sinaga, yang juga masih warga Pasar Kemis ini sangat respon mendengar Aspirasi semua keluhan warga untuk dapat dijembatani perihal kesulitan yang dihadapinya.

"Saya duduk di Komisi II DPRD Kab.Tangerang, dimana area Pasar kemis ini masuk dalam Dapil 3, sesuai dengan ketentuan kalau Infrastruktur disini belum tersentuh masuk kewilayah ini, apa penyebabnya...?,"ungkap Firma, dihadapan para warga Bumi Indah. Tahap 2 itu.

Dikatakan, bahwa tidak masuknya infrastruktur ke wilayah ini , bisa disebabkan adanya keterkaitan dengan masalah aset pengelola yang belum diserahkan ke Pemda Kab. Tangerang. Atau masih bermasalah dengan pihak bank sebagai Penjamin, sehingga banyak sarana dan prasarana umum yang masih belum diperhatiakan.

" kalau saja ini sudah masuk dalam Musrenbang Desa, coba tolong diperlihatkan keberadaan titik mana saja yang pernah di ajukan, perlihatkan ke saya, sudah sampai mana" katanya lagi.

Sementara Hia,  tokoh masyarakat sekitar, mengatakan bahwa ia sangat merindukan adanya bantuan serta uluran tangan dari pihak Pemda Kab. Tangeranh ataupun dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat sebagai bentuk kepedulian terhadapa lingkuangan yang notabene tidak pernah tersentuh adanya pembangunan yang konon sedang digaungkan oleh Pemerintah.

"Daerah kami tidak pernah merasakan adanya pembangunan yang diberikan oleh siapapun, baik itu Pemerintah maupun pengelola, sehingga keberadaan lingkungannya kalau musim hujan, terlihat jalan bak kubangan kerbau, sangat becek dan licin," ujar Hia.

> sol

Posting Komentar

0 Komentar