Formimata : Tangkap Dan Lawan Pemecah Belah Bangsa


BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Aksi teror bom di Surabaya mengundang kecaman dari berbagai pihak, salah satunya dari Keluarga besar Formimata, Forum selaturrohmi majelis talim sedesa Belimbing Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang.

"Bom bunuh diri Surabaya biadab, basmi penteror dan pemecah belah bangsa Indonesia, " Kata Ketua Formimata Ustadz Nurhasan dalam keterangannya usai pawai Tarup yang ditemui BantenNet.com Minggu (13/5).

Dirinya turut berbela sungkawa kepada para korban yang meninggal dunia dan semoga lekas sembuh bagi korban yang kini masih dirawat di rumah sakit.

Selain itu, ia juga menghimbau kepada jajaran masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segenap daya para penteror yang pemecah belah bangsa.

"Kalian semua harus di garda terdepan melawannya hingga titik darah penghabisan demi Merah Putih dan NKRI dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Apapun resikonya, Indonesia harus tetap bersatu, merdeka dan berdaulat. Indonesia harus mampu mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang dirindhoi Allah SWT, Amin yra, " tegas Ustadz Nurhasan.

" Kita semua harus tetap dan tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup, memenuhi harapan dan cita-cita keluarga serta menyiapkan generasi penerus bangsa indonesia yang lebih handal dan tangguh untuk mewujudkan cita-cita leluhur nusantara, cita-cita bangsa Indonesia.

"Kalian semua tetap semangat , tetap bekerja tidak boleh terprovokasi segala bentuk upaya pecah belah bangsa berbasis isu sara, ras, suku dan etnik, "

"Indonesia harus tetap Indonesia tidak boleh menjadi Amerika, Singapura, China, dan jadi bagian dari bangsa asing lain. Merdeka atau mati!!! Formimata YES! Teroris NO! Indonesia Untuk Merah Putih dan NKRI, " tandasnya.

> jar / red

Posting Komentar

0 Komentar