H. Rudi Maeysal Ikut Serta Tanam 1000 Pohon Di Bantaran Sungai Cisadane


Banten.Net Com, KABUPATEN TANGERANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang H Rudi Maeysal bersama PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) sekaligus organisasi pecinta lingkungan hidup melakukan penanaman 1000 pohon jenis Bambu, Rabu (9/5) pukul 9.00 pagi WIB di Bantaran Sungai Cisadane - Kampung Bojong Larang Kel Pakulonan Barat Kec Kelapa Dua - Kab Tangerang - Banten

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerng mengatakan, " Bahwa Cisadane merupakan denyut kehidupan masyarakat Tangerang, dimana daerah aliran sungai Cisadane, harus dijaga lingkungannya dari pencemaran limbah yang di akibatkan dari pabrik maupun masyarakat," Katanya.


" Bahwa Cisadane harus dijaga karena salah satu multi fungsi sebagai daerah serapan, dimana akan menghindari erosi sehingga dapat meningkatka kualitas air sungai Cisadane," Jelasnya.

" Tentunya ini harus didukung dan melibatkan semua unsur pemerintah, swasta, masyarakat, bersama sama menjaga kelestarian daerah aliran sungai Cisadane," ucapnya.

Pada beberapa minggu yang lalu pemda sudah mengundang pabrik yang ada sekitar sungai Cisadane," Guna memperhatikan pemeliharaan melalui CSR untuk keperdulian lingkungan," tegasnya.

Sementara Direktur Utama PDAM TKR, Rusdy Machmud menjelaskan," Bahwa kondisi sungai Cisadane terus mengalami Degradasi kualitas karena pencemaran, erosi serta sendimentasi. padahal, Cisadane satu-satunya sumber bahan baku air bagi PDAM TKR yang debitnya tinggi," jelasnya.

Dengan menyelamatkan Cisadane sama halnya dengan menjaga keberlangsungan pasokan air bersih bagi warga Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangsel.

" Bahwa kualitas air Cisadane selain berdampak pada biaya produksi air bersih di PDAM TKR, juga berdampak pada sektor lainnya, diantaranya sektor pertanian dan peternakan di wilayah hilir Cisadane," jelasnya

Masyarakat pengguna air disepanjang bantaran Cisadane, juga masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari sungai yang hulunya di Kabupaten Bogor itu.

" kami berharap ini juga menjadi contoh dan diikuti kelompok usaha maupun masyarakat lainnya, yang berdampak kondisi Cisadane bisa kita perbaiki dari pencemaran," tuturnya

Rusdy menegaskan perlu adanya kesadaran juga dari pelaku usaha serta masyarakat di sepanjang aliran daerah aliran sungai Cisadane," Bahwa air sumber kehidupan dengan kesadaran tidak ada sewenang wenang membuang sampah sembarangan," tegasnya.

> sol/red

Post a Comment

0 Comments