F Menjelang Ulang Tahun Ke - 50 Tahun BPJS Kesehatan Tingkatkan Pelayanan Menuju UHC ( Universal Health Coverage )BantenNet.com

Menjelang Ulang Tahun Ke - 50 Tahun BPJS Kesehatan Tingkatkan Pelayanan Menuju UHC ( Universal Health Coverage )

Jul 4, 2018, Wednesday, July 04, 2018

BantenNet.com, TIGARAKSA - Lebih dari empat Tahun program Jaminan Kesehatan NasionaI-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan berjalan dengan baik.
Sebagai salah satu rangkaian kegiatan HUT BPJS Kesehatan yang ke - 50 Terus menerus melakukan Reformasi dalam Melayani untuk memastikan peserta JKN-KIS mendapat pelayanan terbaik, para Direksi BPJS Kesehatan terjun Iangsung meninjau pelayanan di sejumlah Kantor Cabang BPJS Kesehatan, Tak hanya ilu. mereka pun turut melayani para peserta JKN-KIS yang datang berkunjung.

“Kegiatan eksekulif frontliner ini merupakan salah satu wujud komitmen kami dalam menjaga dan mengoptimalkan mutu pelayanan kepada peserta JKN-KIS, Kepuasan dan loylitas peserta menjadi prioritas kami" Ujar Deputi Direksi Bidang Kepesertaan BAJA Kesehatan Bona Evita Dikantor BPJS Tigaraksa Usai Melayani Peserta JKN -KIS pada ( 04/07) Kepada BantenNet.com


Baona Menambahkan " Untuk itu ke depannya kami berharap para Duta BPJS Kesehatan makin terpacu untuk memaksimalkan sebuah peIayanan. Kualitas pelayanan tidak boleh stagnan karena ekspektasi peserta akan terus meningkat" ujarnya

Dalam kesempatan tersebut para Direksi dan senior leader BPJS Kesehatan menggantikan sementara tugas frontliner BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan Iangsung kepada peserta JKN-KIS maupun masyarakaa umum yang mendatangi Kantor Cabang BPJS Kesehatan, khususnya di Loket Fast Track (Pelayanan Cepat).

“Berinteraksi dan melayani langsung peserta JKN-KIS tentu menjadi kesan tersendiri bagi kami. Tugas frontliner sebagai garda terdepan pelayanan peserta JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan memiliki tantangan tersendiri" ucap Bona.


Menurut Bona " jika dibandingkan dengan negara-negara Iain yang menerapkan sistem jaminan sosial, pertumbuhan peserta program jaminan kesehatan di Indonesia terbilang amat pesat. Jika hanya daiam waktu 4 tahun, program JKN-KIS telah meng-cover hampir 80% dari total penduduk Indonesia. Sebagai pembanding. negara yang menjalankan program jaminan sosial sejak lama seperti Jerman. sekitar 120 tahun, baru meng-cover 85% populasi penduduk. Austria menjalankan selama 79 tahun dan meng-cover 99% populasi penduduk. Sementara Jepang memerlukan waktu 36 tahun dan Belgia membutuhkan 118 tahun untuk mencakup 100% populasi penduduk"

"Saat ini program JKN-KIS telah menjadi program jaminan kesehatan terbesar di dunia. jika melihat jumlah kepesertaannya yang teiah melampaui 198.8 juta dan dilaksanakan melalui pendekatan single payer institution. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah hingga tercapai cita-cita Universal Health Coverage (UHC) alias Cakupan Kesehatan Semesta, sehingga nantinya seluruh penduduk Indonesia akan terlindungi oleh jaminan kesehatan JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan. Oleh karenanya, semangat Duta BPJS Kesehatan untuk mengabdi pada negeri tak boleh surut. Untuk Melakukan Pelayanan yang prima harus tetap jadi yang utma,” kata Bona.

Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan kesehatan telah pekerja sama dengan 22.247 FKTP yang terdiri atas 9.881 Puskesmas, 5.023 Dokter Praktek Perorangan. 5.473 Klinik Non Rawat Inap, 643 Klinik Rawat lnap, 20 RS Kelas D Pratama. sena 1.207 Dokter Gigi. Sementara itu di tingkal FKTRL, BPJS Kesehatan telah bermilra dengan 2.397 RS dan Klinik Utama. 1.607 Apotik, dan 1.079 Optik yang tersebar Di Indonesia.

red/hms

TerPopuler