Satu Dari Dua Preman Pelaku Pengroyokan Wartawan Dihadiahi Timah Panas Oleh Polisi


BantenNet.com, KOTA TANGERANG - Atas Dasar  laporan dengan nomor , LP. B/261/VII/2018/PMJ/RESTRO TNG KOTA/Sek. Karawaci jajaran Kepolisian Sektor Kecamatan Karawaci melakukan Operasi Cipta Kondisi dengan merazia preman dibeberapa wilayah hukum Polsek Karawaci yang dipimpin langsung Kompol Abdul Salim SH.

Menurut Abdul Salim menyampaikan pada siaran presnya, Sabtu ( 14/7 ) anggota kepolisian melakukan tindakan atas laporan pengroyokan terhadap seorang wartawan disaat melakukan tugas jurnalistiknya.

" Kami bersama anggota dengan cepat melakukan penangkapan terhadap pelaku pengroyokan wartawan yang berjumlah dua orang itu," ungkap Kapolsek Kompol Abdul Salim SH yang didampingi Kasubag Humas Restro Kompol Abdul Rochim SH, Waka AKP Eprizal SH beserta Kanit Reskim Iptu James Herizanto SH, Kanit Sabhara Ipda Kamal Farid, Panit Provost Polsek Aiptu Herman.P dihadapan rekan media.

Pada waktu kejadian pengeroyokan, Kamis, 05 Juli 2018 sekira pkl 03.00 WIB korban yang bernama Iwan Krisman Halawa seorang wartawan disalah satu media.

Disamping itu pelaku yang berjumlah dua orang bernama Tisna Alias Entis, Khaerudin alias Hans," Kami berhasil menangkap mereka dengan mengamankan dan barang bukti di Polsek Karawaci," ucapnya.

Pada saat korban mampir di SPBU jl. Otista Kel. Gerendeng, korban membuka Hand Phone, kemudian para pelaku menghampiri dan memukul korban berkali-kali dengan tangan kosong karena tidak senang telah di videokan oleh korban. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar pada bagian hidung, pipi dan punggung.

Sementara Barang Bukti yang diamankan yaitu 1 bilah golok bergagang kayu, 1 bilah keris bergagang kayu warna coklat, 1 potong kaos warna hitam, 1 unit KR2 Honda Astrea Warna hitam No.Pol ; B-6217-ID

Atas kejadian tersebut pelaku di amankan di Polsek Karawaci dan karena mendapat perlawanan pelaku dilumpuhkan. Pasal yang disangkakan pasal 170 ayat (2) KUHP dengan ancaman 9 Tahun penjara.

> sol

Posting Komentar

0 Komentar