Tenaga kerja honorer Tuntut Legalitas Dan Upah Yang Layak



BantenNet.com,KABUPATEN TANGERANG - Para Tenaga kerja honorer se - kabupaten tangerang Lakukan hearing Bersama anggota DPRD  kabupaten tangerang pada ( 15/10) baik guru honor, tenaga  medis dan tenaga honor pada Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang tergabung kedalam Forum Tenaga Honorer Kabupaten Tangerang, meminta Kepada pemerintah untuk melegalitaskan para honored Serra upah yang layak sesuai dengan UMR Kabupaten Tangerang,

Kami para honorer menuntut kebijakan dan kejelasan tentang sebuah legalitas Kami Sebagai guru honorer  yang selama ini belum mendapat kejelasan tentang status kami  bahkan upah yang Kami terima jauh dibawah dengan Kata layak,Terang Indra Pengerus Honorer K2.

" kami sudah Lakukan Audensi pada Lima oktober yang di hadiri oleh sekada, Kepala Badan Kepegawaian Daerah serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Kami memberikan tuntutan secara legalitas seperti rekan rekan Kami yang berada baik di kalimantan atau di Papua Jaya yang sudah memberikan legalitas yang sah pada guru atau tenaga kerja honorer seperti kami" tuturnya.

Kami meminta Kepada pihak pemerintah Kabupaten Tangerang, tolong jangan Pandang Kami sebelah Mata, Mereka semua bekerja dengan hati Dan tolong hargai kerja mulia para honorer, apa bedanya Cara kerja honor Dengan PNS, kami semua bekerja sesuai aturan dan profesionl,tambahnya.



"Bahkan rekan rekan honorer sudah mengabdi selama lebih dari 30 tahun dengan gaji yang masih dibawa satu juta bahkan ada salah satu rekan Kami hanya mendapatkan gaji sebesar enam puluh dua ribu dalam satu bulan, siatem pemberian upah untuk honorer masih bersifat flat tidak sesuai dengan lamanya dia bekerja"

Indra juga menjelaskan alat uji tes pemerintah yang digunakan sebagai bahan pertimbangan pengangkatan CPNS, tidak sesuai, Sejumlah kebijakan pemerintah pusat sudah diberikan kepada pemerintah daerah seperti yang tertuang dalam UU Otonomi Daerah, begitu juga tentang guru honorer. Jadi, kebijakan pengangkatan guru honorer itu menjadi kewenangan pemerintah daerah itu sendiri.

Sementara pernyataan dari H Jayusman Anggota DPRD Kabupaten Tangerang fraksi partai gerindra. Kami tampung semua aspirasi dari guru honorer bahkan saya baru mengetahui bahwa di kabupaten gaji tenaga honorer sangat miris sekali hanya menerima gaji perbulan delpan ratus ribu bahkan ada yang enam puluh dua ribu perbulan tentunya ini menjadi perhatian kami selaku wakil Rakyat  ungkapnya.

" Kami Akan sesegera mungkin untuk menjadwalkan untuk Bisa rembug Bersama Dengan Kepala Badan Kepagawain Daerah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang untuk mencari titik permaslahan para guru honor Dan Perkerja honorer yang lainnya untuk menyampikan Kepada Sekada Dan Bupati Tangerang, apa yang bedanya guru honor Kota Tangerang selatan dengan Kabupaten Tangerang "Jelas Anggota DPRD Asal kecamatan Kosambi .


> ldn/spyn

Posting Komentar

0 Komentar