Metode Hidroponik Cara Bertanam Sayuran Di Lahan Sempit


BntenNet.com, KOTA TANGERANG -  Hidroponik dengan bahasa Inggrisnya Hydroponic yang sekiranya berasal dari Kata Yunani ialah "hydro" yang berasal Air dan "Poros" yang artinya daya, maka HIDROPONIK berarti budi daya tanaman yang dapat memanfaatkan Air yang tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam atau soilles.

Ada Istilah yang di sebut dengn Hidroponik yang pertama kali telah digunakan sejak pada pertengahan tahun 1920-an.sedangkan metode untuk tumbuhan tanpa menggunakan tanah Hidroponik yang diketahui sejak pada tahun 1600-an, namun belum terlalu berkembang dipada waktu Penelitian tentang mengenai tanah Hidroponik itu perlu dijalankan dengan memiliki suatu tujuan untuk mengetahui apa saja jenis tanaman sekiranya dapat tumbuh subur, kemudian para ilmuwan pun telah menemukan adanya tumbuhan yang perlu memerlukan air, dan unsur hara tertentu yang secara umum diserap dari tanah lagi.

Abdurahman,Pemilik Usaha Tanaman Hidroponik yang Berada di Lingkungan Kelurahan Poris Pelawad Kecamatan Cipondoh secara lugas mampu memberikan  pemaparan bagai mana dalam mengembangkan tanaman Hidroponik kedalam dua  metode (cara ) dalam menanam Hidroponik.


Dua metode yang bisa kita paparkan pertama Metode Kultur Air dan yang kedua Metode Kultur Pasir yang secara masing-masing memiliki definisi yang berbeda,diantaranya :

1).Metode Kultur Air adalah HIDROPONIK dengan menggunakan air sebagai medium utama atau Substrat tanamnya

2).Metode Kultur Pasir adalah metode HIDROPONIK dengan menggunakan pasir, arang,batu-batuan, atau sabut kelapa sebagai medium atau Substrat tanamnya.

Dalam penjelasan Abdurahman menjelaskan terkait mengenai adanya 8 jenis sayuran Hidroponik yang sekiranya perlu dapat ditanam sekitar pekarangan  rumah masing masing, Seperti, Sayuran Sawi Hijau, Sayuran  Kailan, Selada Hijau, Buncis, Pare, Pakcoy, Bayam dan Timun

Adapun jenis tanaman Hidroponik itu tentu memiliki 10 manfaat  bagi kehidupan manusia, diantara lain, tidak tergantung pada tempat dan musim (luas tanah dan ketinggian tempat) Teknik budidaya. Paparnya

" Bertanam secara Hidroponik dapat dilakukan oleh orang yang tidak memiliki lahan, Dapat menghasilkan Mutu (Kualitas) yang lebih baik, dapat menghemat penggunaam pupuk oleh karena pemberiannya diatur sesuai kebutuhan tanaman, Bebas dari serangan hama penyakit yang berasal dari dalam tanah, Penanaman secara Hidroponik dapat membuat produk bioteknologi sederhana dan baru yang dapat dimanfaatkan oleh kehidupan sehari-hari manusia, dan Dapat dilaksanakan oleh pria maupun wanita, baik usia tua maupun usia muda, serta Biaya yang relatif tidak diperlukan,akan tetapi hanya memerlukan tenaga dan waktu.imbuhnya


Alam manusia dan ternak bekerja sama dalam sistem tanaman Hdroponik yang hingga mendorong suatu bentuk kerja sama yang bersifat timbal balik dan saling menguntungkan dan bahkan Tenaga kerja yang dibutuhkan dapat terpenuhi dari kalangan desa maupun keluarga petani yang tanpa harus mendatangkan dari luar negeri.ungkap Abdurahman.

Selain  lurah Poris Pelawad  yang di wakili Toni menambahkan turut berapresiasi dan mendukung sepenuhnya kegiatan tanaman yang menggunakan Metode Hidroponik yang saat ini telah dijalankan oleh Abdurahman dan ini sebuah bentuk pemanfaat ruang yang sempit dan baik bagi masyarakat, Bercocok Tanam Menggunakn Metide Hidroponik dapat perlu dilestarikan dengan baik tanpa adanya wabah penyakit apapun dan hanya perlu perawatan lebih khusus bagi tanaman itu ,sendiri "ucap Toni


> sht/dri

Posting Komentar

0 Komentar