Mobil Pengakut Tanah Ramai Jadi Perbincangan Warga Net Dan Pengguna Jalan BantenNet.com BantenNet.com
Pasang Iklan Hubungi Kami

Breaking

Home Top Ad

Pasang IKlan Ajah Di Banten Net

Post Top Ad

Ikaln ADS

Mobil Pengakut Tanah Ramai Jadi Perbincangan Warga Net Dan Pengguna Jalan


BantenNet.com, KABUATEN TANGERANG - Banyak nya Mobil pengangkut yang melintas di sepanjang Jalan Raya Muak,Jalan Raya Sepatan dan Jalan Raya Pakuhaji menjadi viral perbicangan Warga Net di dunia Maya seperti dalam akun FB Muhamad Nurdin Membuat Surat Terbuka untuk Camat Mauk, Camat Sukadiri,Camat Sepatan,Camat Pakuhaji Dan Camat Teluknaga dalam Surat Terbuka Warga Dan penggunaan Jalan   sangat mengeluhkan Mobil truk pengangkut tanah galian yang  beroperasi di setiap  Waktu.




"#Repost

(SURAT TERBUKA)
Teruntuk
Yth Bpk. Bupati Kab.  Tangerang
Camat Mauk
Camat Sukadiri
Camat Sepatan.
Camat Sepatan Timur.
Camat Pakuhaji
Camat Kosambi
Dan Camat Teluknaga,

Yang saya hormati.

Tolong untuk mobil tanah agar di operasikan
Dari pukul 22:00-06:00 wib. jgn 24 jam nonstop.

Karna kami pengguna jalan yg merasakan dampak polusi yg parah, blom lagi macet nya.
Apa lagi di jam-jam berangkat dan pulang kerja pagi dan sore hari...

Dan sekarang jln" yg biasa kami lalui, sedikit demi sedikit hancur, Blm lagi sdh mau masuk musim hujan, ini sangat menjadi kendala sekali buat kami ...

Kami sdh sangat geram dngn keadaan seperti ini Darurat polusi untuk wilayah kab.Tangerang bagian Timur, Mauk, Sukadiri, Sepatan, Sepatan Timur, Pakuhaji, Kosambi & Teluknaga beberapa bulan terakhir...

Terima kasih atas tanggapan nya dan semoga bisa di tindak lanjuti..

(semoga sampai kpd yg di tuju)"

Banyak Warga net juga membalas Dengan keperihatinan seperti yang mempunyai akun FB. Thoni Ridho " Setuju atas atas nama warga Tangerang yang langsung kena dampak dari beroperasinya truk tanah yngg Ialu lalang non-stop tidak henti hentinya, apa harus ada yg jadi korban dulu baru d respon oleh para aparatur daerah"


Sementara Arman(54), salah satu warga, mengaku sering terganggu oleh truk-truk pengangkut tanah tersebut, karena paling sedikit empat unit truk secara beriringan (konvoi) melintas di ruas Jalan Raya mauk sepatan.kata Arman Kepada BantenNet.com, Kamis (8/11).

“Selaku pengguna jalan saya tiap hari melintasi ruas jalan tersebut dan sangat terganggu dengan adanya truk pengakut tanah itu, belum lagi tanah yang diangkut kerap berceceran di jalan. Kalau lagi hujan, jalan menjadi licin akibat tanah tersebut ini sangat membahayakan,” keluhnya,

arman berharap, agar pihak Kepolisian Lalu Lintas dapat menertibkan truk pengakut tanah galian. “Setidaknya jadwal melintasnya harus dibatasi atau pada jam-jam tertentu,”ucapnya.

"masyarakat sudah jenuh tanggapan tidak ada dari pihak terkait,Jangan sampai masyarakat main hakim sendiri, Pemerintah setempat jangan tutup mata" Keluhnya.

> ydi /ldn

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Pasang Iklan Di Banten Net