Sebanyak 138 Kepala Keluarga Tunggu Kepastian AP II


BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Ada sebanyak 138 KK Warga Desa Rawa Burung yang tinggal di tanah Ex Irigasi yang terkena dampak perluasan Bandara Soekarno Hatta (Basoetta) untuk Run Way 3,mereka  akan mendatangi Gedung 600 pada hari Senin besok.

Pasalnya kedatangan para warga tersebut untuk meminta Audiensi dan mempertanyakan nasib Mereka yang belum juga ada kejelasannya hingga saat ini

"Warga yang tinggal di Rt 01,02,03,04 Rw 01 itu sudah 30 tahun mendiami tanah ex irigasi tersebut dan mereka berharap bangunan yang ditempatinya itu di bayar sama seperti warga lainnya. Jika bangunannya tidak dibayar sesuai harapan mereka, maka mereka rela mati dan mengancam akan menduduki dan tidur di Landasan Run Way Pacu" Ungkap Rukyat Idris Selaku Juru Bicara Warga Desa Rawa  Burung Kepada BantenNet.com pada ( 2/11/2018).

Menurutnya, Para warga yang menempati lahan ex irigasi saat ini adalah Mereka sebelumnya korban pembebasan lahan untuk perluasan Bandara Soekarno-Hatta pertama,yang tidak mendapatkan Kavling seperti beberapa warga lainnya.

"Dalam kejadian lalu itu membuat para warga ini terpaksa menempati lahan Ex Irigasi yang ada didesa rawa burung".ujarnya

Dikatakan Rukyat, Warga yang tinggal ditanah ex irigasi ini berjumlah 138 KK dan terdiri dari 117 bidang.

"mereka tinggal di atas tanah tersebut lebih dari 30 tahun.bahwa Mereka warga asli Desa Rawa Burung dan bukan pendatang".ucapnya

Rukyat Menambahkan, Dirinya sudah mengundurkan diri sebagai Kepala Desa Rawa burung karena akan ikut pemilihan Anggota DPD RI, ia akan memimpin mereka untuk menghadap petinggi PT. Angkasa Pura II (persero), dan meminta kepada pihak yang membutuhkan Lahan atau pemerintah untuk segera memberikan kepastian akan nasib mereka sehingga warga rawa burung bisa segera pindah ke tempat tinggal yang baru.

"Warga sudah cukup lama menunggu kepastian akan nasib mereka, Sementara itu Proyek pembangunan RUN WAY 3 sedang Berlangsung dan Kebisingan Deru Buldoser,Truk pengangkut material membuat mereka bertambah tidak nyaman, Masyarakat sudah keluhkan itu".tuturnya

Menurutnya, jika tidak ada tanggapan dari pihak bandara nanti, maka warga bakal melakukan aksi unjuk rasa ke Gedung 600 untuk bertemu dengan pimpinan bandara.

Disisi lain menurut warga setempat, Jasad warga Rt.01 rw.01 desa rawa burung ia mengatakan apabila pihak panitia perluasan tidak tepati janjinya make akan melakukan aksi

"saya sebagai warga desa rawa burung akan tidur dilandasan Run way dan sayatidak takut mati. matipun sekalian itu hak milik kita". kata warga dengan nada Geram.


> ydi

Post a Comment

0 Comments