Tiga Strategi Jitu Dalam Penindakan Saber Pungli Di Wilayah Hukum Polres Metro Tangerang Kota


BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Harley.H.silalahi.SIk Msi mengajak Kepada Para Kepala Desa /Kelurahan ,Kepala Sekolah dan staf Kecamatan Pada Wilayah Hukum Polres Metro  Tangerang Kota, untuk bersama memberantas pungutan liar (pungli).

Pernyataan ini disampaikan Waka Polres saat dirinya menjadi pembicara pada kegiatan Sosialisasi Saber Pungli  di Aula Kecmatan sepatan Kepada Para Kepala Desa/Kelurahan ,Kepala Sekolah dan staf Kecmatan Pada Wilayah Hukum Metro  Tangerang Kota, di Aula Gedung Serba Guna Kecamatan Sepatan, Kbupaten Tangerang, Rabu (21/11 ).

"  Sosialisasi satgas sabar pungli kali ini meliputi wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota yang meliputi administrasi kabupaten Tangerang yang berada di tiga diabtaranya  Polsek Teluknaga, Pakuhaji dan Polsek sepatan" ujar Wakapolres.

Harley.H.silalahi menambahkan,Tujan diadakanya sosisailisasi  agar masyarakat yang ada baik aparatur sipil negara seperti Dinas pendidikan ,Kepala Sekolah untuk bisa melaksanakan sesusi dengan aturan dan ketentuan yang ada khususnya dalam pelayanan publik,sebanyak 85 aitem yang masuk kepada Katagori Pungli yang harus di pahami yang mengacu pada  ranah Pidana.

Disampikannya, Ada tiga strategi yang akan dilaksanakan Oleh Polres Metro Tangerang Kota yang pertama dengan cara Preemtif atau pembinan seperti melaksanakKegiatan Sosialisasi Kepada Masyarakat kedua preventif atau pencegahan dengan menggunakan sistem yang akan di bangun oleh Dinas Dinas yang  ada dengan tidak bertemunya manusia dengn manusia dan hanya melalui elektronik yang ada atau secara online,dalam melakukan sebuah kegiatannya baik itu penilangan atau pelaksankan kegiatan yang lainnya dan yang ketiga Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) instansi pemerintah yang dibentuk dengan tugas melaksanakan pengawasan intern (audit intern) di lingkungan pemerintah daerah, Seperti Insfektorat dan bila di temukan adanya pungli di tengah tengah masyrakat, bisa langsung mengadukan ke pihak Kepolisian dengan nomor kontak pengaduan yang sudah Kami siapkan" jelas Wakapolres.

Sementara itu Ketua Apdesi Surta Wijaya sangat Berapresasi dengang  Sosilisasi yang di laksanakan Polres Metro Kota Tangerang bagaimana kita bisa memahami dan mengenal batas batas kewajaran Pungli itu sendiri,imbuhnya.

Surta Wijaya menginkan Ekstrakulikuler yang sudah ada di sekolah jang masuk kedalam 85 aitem  Ranah Pungli yang di sebutkn Wakapolres tadi, seperti Pramuka,PMR, Paskibra dan Rohis menurutnya itu sebuah pembentukan Karakter Bagi anak anak genereasi Bngsa kita.

" Bila tidak ada ekstra kulikuler seperti itu bagaimana dengan karakter Generasi mendatang kalau emang kegiatan tersebut tidak di anggarkan oleh dana BOS, ini harus kita dorong ke DPRD atau Dewan Pendidikan Bila Perlu Ke Kementrian Pendidikan Nasional ini berbeda dengan jual beli seragam sekolah atau buku buku LKS atau Buku Pelajaran, itu wajar kita sebut dengan pungli " pintanya.

Dalam kegiatan  yang di hadir Kapolsek Teluknaga,Kapolsek Pakuhaji,Kapolsek Sepatan, Kepala Inspektorat Kabupaten Tangerang Uyung Mulyadi, Kepala Desa yang berada Di lima Kecamatan, Kecamatan Kosambi,Kecamatan Teluknaga,Kecamatan Pakuhaji,Kecamatan Sepatan Timur dan Kecamatan Sepatan dan para Kepala Sekolah yang berada di bawa wilayah Hukum Polres Metro Kota Tangerang.

> ldn

Posting Komentar

0 Komentar