F Pengangkatan CPNS THL-TBPP Melalui Keputusan Presiden (Keppres) Di Kementerian PertanianBantenNet.com

Pengangkatan CPNS THL-TBPP Melalui Keputusan Presiden (Keppres) Di Kementerian Pertanian

Jan 21, 2019, Monday, January 21, 2019

BantenNet.com, JAKARTA - Jabatan penyuluh pertanian, merupakan jabatan yang paling strategis dalam upaya mencapai, mempertahankan dan meningkatkan kebutuhan pangan sehingga kedaulatan dan ketahanan pangan dapat terwujud.

Semangat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, menyatakan bahwa semangat dari UU tersebut memposisikan jabatan penyuluh pertanian sebagai jabatan yang setrategis yang idealnya setiap desa terdapat 1 (satu) orang penyuluh. Jika mengacu pada semangat UU tersebut, potensi jumlah kebutuhan jabatan penyuluh pertanian adalah sebanyak jumlah desa se Indonesia kisaran sebanyak 74.000 an, sedangkan jumlah PNS Penyuluh Pertanian beserta tenaga teknis lainnya berdasarkan data kementerian pertanian sebanyak 31.000 an, sehingga kebutuhan jumlah jabatan penyuluh pertanian sampai saat ini sejumlah 41.000 an.

Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THLTBPP) merupakan tenaga honorer jabatan penyuluh pertanian, yang diangkat berdasarkan SK. Menteri Pertanian RI sejak tahun 2007, sampai saat ini berjumlah 12.548 orang, penggajiannya bersumber dari APBN, yang ditugaskan di daerah, namun sampai saat ini statusnya masih sebagai tanaga honorer, dikarenakan terbentur aturan persyaratan usia yang melebihi 35 tahun saat perekrutan CPNS, bukan pada saat masuk kerja menjadi THLTBPP. Ungkap Wawan Sugiarto, S.TP Ketua Dpp Persatuan THL-TBPP Indonesia dalam  Pers Rilisnya, Pada senin (20 /01/2019)


Menurut Sugiarto, Dengan dikeluarkan dan diterbitkannya Keputusan Presiden (Keppres) No. 25 Tahun 2018 tentang jabatan dokter gigi dan bidan sebagai Jabatan Tertentu dengan batas usia paling tinggi 40 tahun terhitung sejak menerima SK. kontrak, meningkatkan semangat baru bagi posisi kami selaku Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) dalam menjalankan tugas dan fungsinya selaku penyuluh pertanian, karena status Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi dambaan dan idaman kami  .

" Sebagaimana dalam PP. 11/2017 tentang Manajemen CPNS, Pasal 23 ayat 2 menyatakan bahwa batas usia pelamar CPNS dapat dikecualikan bagi Jabatan Tertentu paling tinggi umur nya 40 tahun. Mengacu pada ketentuan pasal 23 ayat 2 tersebut, bahwa jumlah THL TBPP berdasarkan data tahun 2018 dari Kementerian Pertanian RI, sebanyak 12.548 orang dengan rincian berdasarkan umur masuk (TMT) menjadi THLTBPP"

Dengan batasan Umur maksimal 35 tahun diperkirakan sebanyak 5.000 orang, 36 tahun-40 tahun diperkirakan sebanyak 5.000 orang, Dan yang berumur lebih dari 40 tahun diperkirakan sebanyak 2.548 orang.tuturnya.

Suatu perkiraan yang berasal dari lapangan, sedangkan data yang valid dari kepala BPSDM Kementerian Pertanian, merujuk pada Pasal 23 ayat 3 dalam PP.11 Tahun  2017 menyatakan bahwa Jabatan Tertentu tersebut ditetapkan oleh Presiden.terang  Sugiarto.

Beberapa pertimbangan THLTBPP sebagai masuk dalam kategori Jabatan Tertentu atau jabatan yang sifatnya khusus adalah yang di tuangkan dalam UU No. 16 Tahun 2006 tentang sistem penyuluhan pertanian perikanan dan kehutanan, bahwa semangat dari UU tersebut memposisikan jabatan penyuluh sebagai jabatan yang setrategis yang idealnya setiap desa terdapat 1 (satu) orang penyuluh.jelasnya.


Sementara  itu Jumiati, S.Pt menuturkan bila mengacu pada
Permenpanrb Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penetapan Kebutuhan Dan Pelaksanaan Seleksi Bagi Dokter, Dokter Gigi, Bidan Pegawai Tidak Tetap Kementerian Kesehatan, Guru Garis Depan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Dan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THLTBPP) Kementerian Pertanian Menjadikan Calon Aparatur Sipil Negara Di Lingkungan Pemerintah Daerah Tahun 2016.

Ditegaskannya bahwa posisi dan keberadaan THLTBPP dalam
meningkatan kesejahteraan dan daya beli masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan sangat diperlukan keberadaannya.


Dia juga menambahkan Perekrutan THLTBPP bertujuan untuk membantu tenaga kepenyuluhan di sektor pertanian, peternakan dan kehutanan, yang dalam 10 tahun terakhir banyak yang sudah pensiun, sehingga rasio 1 (satu) desa 1 (satu) penyuluh makin jauh terpenuhi.uacap Jumiati


" THLTBPP merupakan Jabatan Penyuluh yang fungsi dan perannya sangat setrategis di tengan masyarakat dalam menciptakan kedaulatan pangan masyarakat serta meningkatakan daya beli masyarakat yang berdampak pada kesetabilan perekonomian Nasional "

Jumiati Juga menmbahkan THLTBPP dalam pengangkatannya oleh Surat Keputusan Menteri Pertanian RI,
sejak tahun 2007, 2008 dan 2009 sampai saat ini sudah bekerja lebih dari 9 tahun, sumber penggajiannya dari APBN. Dan merupakan garda paling depan dalam perekonomian Nasional.

 Demi terwujudnya kedaulatan pangan dan suksesnya Program NAWACITA Pemerintah Jokowi-JK, kami organisasi Persatuan THLTBPP U35 TMT menginginkanvBahwa THLTBPP sangat layak di angkat menjadi CPNS dengan menggunakan jalur Keppres sebagaimana diterbitkannya Keppres no 25 tahun 2018 tentang pengangkatan PTT.tutup Jumiati

> ldn

TerPopuler