Dua Kelompok Tawuran Di Kota Bumi Memakan KorbanBantenNet

Dua Kelompok Tawuran Di Kota Bumi Memakan Korban

Jun 10, 2019, Monday, June 10, 2019

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Kepolisian Resort Polsek Sepatan berhasil mengungkap kasus terbunuhnya pelajar 16 tahun asal kampung  sarakan Rt.03/03 gang Orson Desa pisangan jaya Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang yang menjadi korban tawuran Kelompok anak muda (9/62019) sekitar jam 03.30 wib

Kejadian ini bermula dari sekumpulan anak-anak muda yang tengah asik nongkrong di depan Alfamart daerah Kotabumi tepatnya kampung teriti Rt.02/02 atau di depan SDN 2 Karet  Desa Karet Kecamatan Sepatan, korban Ahmad  Rifky Adrean bersama 3 orang temanya ( Maulana, Erlangga dan Andre Laksono),tiba-tiba di datangin  segerombolan Anak-anak motor entah dari Kelompok anak motor mana mampir ke tempat mereka, Ungkap Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Moh Sugiarto

Akan tetapi tidak lama berselang dari arah kotabumi  melintas anak-anak motor dari kelompok yang tidak di ketahui asalnya dengan tiba-tiba langsung mengejar dan berhamburan menyerang Ahmad Rifky Cs yang tengah asik nongkrong. Entah tujuannya kepada mereka atau anak-anak yang baru saja ikut gabung di Depan Alfamart tadi.
Karena merasa ketakutan dan khawatir menjadi sasaran merekapun berhamburan dan kabur untuk menyelamatan dirinya masing - masing.

" Naas Ahmad Rifky terjatuh dan dihujani bacokan dan tikaman benda tajam dari segerombolan anak-anak motor tersebut dan setelah itu meninggalkannya begitu saja" lanjut Kapolsek.

Karena banyaknya luka sabetan benda tajam di sekujur tubuhnya membuat nyawanya tak terselamatkan, walau upaya masyarakat setempat telah membawanya ke rumah sakit terdekat.

“ semua Berawal adanya informasi dan Laporan Ketua RW.Romli Selaku Ketua masyarakat, anggota kami langsung mendatangi tempat kejadian dan menyisir guna mencari bukti -bukti atau petunjuk yang bisa di jadikan barang bukti maupun informasi keberadaan korban saat ini.Benar di Rumah Sakit Hermina dan di temukan laporan benar bahwa telah ada korban pengeroyokan dan korban tersebut dinyatakan dalam keadaan meninggal dunia" Jelas Kapolsek Sepatan.

Untuk melengkapi hasil penyidikan kepolisian selanjutnya korban di bawa ke RSU.Tangerang guna di lakukan Visium dan  Otopsi

Dari hasil penyidikan team Reskrim Polsek Sepatan kejadian ini melibatkan dua kelompok anak-anak motor (Kelompok Cadas Sepatan dan Kelompok Kotabumi Syaraf 34 )

“Barang Bukti yang kami (polisi) amankan berupa 5 buah sajam jenis Clurit, 2 Gergaji, 2 sajam jenis parang,Satu buah senter kejut dan 6 Kendaraan Roda dua berbagai Merk,” terangnya

Pengungkapan kasus ini berkat sejumlah Tag pada Hp tersangka Ridwan yang akhirnya pihak kepolisian dapat meringkus sejumlah Anggota dari ke dua kelompok motor tersebut.

Kelompok Cadas Sepatan : 1.Ridwan
2.Andre
3.Ajril
4.Firman
5.Akhmad Suhendra als Emon
6.Febry
Sementara kelimpok Kotabumi atau Syaraf 34 :
1.Rama Satria
2.Ibnu Sabil
3.Fredy Saputra
4 .Daniel P
5.Bintang
6.Dedi
7.Umar
Selanjutnya untuk para pelaku  yang berhasil diamankan dikenakan pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang,tersangka dijerat Undang Undang Darurat No 12 tahun 1951 karena kedapatan membawa dan memiliki senjata tajam, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, ”paparnya

Sementara untuk para pelaku pengeroyokan yang saat ini masih buron diharapkan dan dihimbau untuk segera menyerahkan diri,karena kami akan terus mengejar pelaku lainnya,"pungkasnya

>ari
Iklan Masyarakat

TerPopuler