Polres Metro Tangerang Selatan Berhasil Bekuk, Pembunuh Fifiana

Polres Metro Tangerang Selatan Berhasil Bekuk, Pembunuh Fifiana

Jun 24, 2019, June 24, 2019


BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Akhirnya sedikit-sedikit mulai terungkap motif kasus pembunuhan terhadap Fifiana Sri Lestari yang jasadnya ditemukan dekat danau bekas galian pasir di Kampung Kebon Baru, Desa Babat, Legok, Kabupaten Tangerang
Ternyata semua didasari akibat rasa cemburu buta kekasihnya yang berinisial J (19), sehingga J tega membunuh tunangannya dan membuang jasadnya dengan keadaan tangan dan kaki terikat tali plastik, Hal ini disampaikan Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan di kantornya, Senin (24/6/2019)
" Tersangka cemburu buta karena selalu dibanding-bandingkan dengan mantan kekasih korban,” ungkap Kapolres Tangerang Selatan.

Ferdy Irawan menjelaskan, berawal pagi itu, Pelaku sempat menjemput Korban di rumahnya, di Kampung Pinang RT 02/03, Kelurahan/Kecamatan Tigaraksa. Kemudian keduanya berpamitan pergi keluar rumah untuk jalan-jalan dan mencari makan diluar," jelasnya
Kemudian saat di tengah jalan kedua terlibat cekcok dan adu mulut, akan tetapi rupanya keributan terus berlanjut sampai ke tempat kejadian yang berokasi masih di sekitar kecamatan Tigaraksa.
Di jelaskan, Pelaku sempat mampir ke toko/warung dekat pasar untuk membeli tali rafia, Karena emosi yang memuncak dan dirasuki rasa cemburu buta langsung menganiaya korban dengan cara mencekik leher Fifi, ujar Kapolres Tangerang Selatan
Menurutnya " sebenarnya pelaku hanya berniat korban masih hidup dan hanya meronta-ronta tapi posisi terikat tali, Setelah lama dilihat Fifi tidak bangun" tambah Kapolres.
Hingga akhirnya pelaku merasa panik dan  berinisiatif membuang jasad tunangannya (Fifiana Sri Lestari) dan sempat membuat geger warga sekitar, ujar AKBP Ferdy Irawan
“Berdasarkan hasil pemeriksaan visum dan pengakuan tersangka sempat mengikatkan tali ke leher korban,” pungkas Kapolres.

Atas perbuatannya Pelaku akan dijerat pasal berlapis. Tersangka disangka melanggar Pasal 340 dan atau Pasal 338 tentang Pembunuhan Berencana. “Ancaman kurungan penjara seumur hidup,” tegas Ferdy.
mengakhiri.

> ari

TerPopuler