Team Monev Lakukan Evaluasi Penggunaan Alokasi Dana Desa, Di Desa Koper

Team Monev Lakukan Evaluasi Penggunaan Alokasi Dana Desa, Di Desa Koper

Jun 27, 2019, June 27, 2019


BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Hasil pembangunan yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) terus dilakukan evaluasi oleh tim monitoring dan evaluasi (Tim Monev) dari pihak kecamatan, hal itu dilakukan untuk menyesuaikan hasil pembangunan dengan ajuan yang tercantum di rencana anggaran belanja (RAB).

Salah satunya Desa Koper Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang dievaluasi dan diukur ulang hasil pembangunan yang bersumber dari dari DD tahun Anggaran 2018 - 2019, Dua tim langsung melakukan  pengukuran ulang dari beberapa hasil pembangunan, tim monev dari kecamatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekcam Kresek, Walhi Wardana dan Kasie Pemerintahan, H.Endang Suyaman pada,  Kamis (26/6/2019).

pada kegiatan Monev kali ini Ketua BPD Koper, Bhabinsa, Binamas Desa Koper, para perangkat Desa dan tim pendamping desa dari Kabupaten beserta  perwakilan dari provinsi Banten, ikut dan terjun kelapangan untuk melihat lebih jelas hasil dari pembangunan yang di keluarkan oleh anggaran APBN.

Kapala Desa Koper, Ir.Surgawi menuturkan kepada media,  ada beberapa hasil pembangunan dari ADD tahap 3 dan 1 ditahun  2018 - 2019 yang sedang dievaluasi pihak tim monev, diantaranya rehab kantor desa, pos yandu, TPT atau drainase serta paving blok," tuturnya.
Lanjut Kades Koper “Bila nanti ada dari hasil pembangunan yang tidak sesuai dengan RAB,  Saya siap untuk menambah volume juga memperbaikinya kalau di anggap tidak sesuai kualitas dan kuantitasnya”, ungkap Kapala Desa.

“Kami Bersyukur pemerintah telah menggelontorkan ADD, namun kami berharap pemerintah pusat dapat menambah jumlah nilai pagu untuk ADD, sebab yang didapat sekarang masih belum cukup, karena selama ini ADD bukan saja untuk pembangunan semata, tetapi ada peruntukan pemberdayaan SDM dan insentif pegawai Desa ”, imbuhnya.

Sekcam Kresek Walhi Wardana selaku ketua tim monev Kecamatan Kresek  mengatakan, pemeriksaan dan pengukuran ini dilakukan untuk membandingkan hasil pembangunan dengan RAB yang diajukan," tegasnya saat di hubungi BantenNet.com secara terpisah.

“Jika nanti ada volume yang kurang atau belum dibangunkan fisiknya untuk ADD tahap 1 dan 2, maka pihak tim monev akan membuat berita acara yang ditujukan ke pihak desa yang bersangkutan” Kata Walhi Wardana.

Sementara itu H.Endang Suyaman selaku Kasie Pemerintahan Kecamatan Kresek menjelaskan," Nantinya jika setelah 30 hari sejak dilayangkan surat berita acara, tetapi pihak desa masih tetap  membandel, maka jangan harap ADD tahap ke-2 (dua) di tahun 2019 bisa dicairkan," tandasnya.

"Apalagi jika dalam waktu dekat ini masa jabatannya akan segera berakhir, Harus segera membuat Laporan Hasil Kerja Kepala Desa dan Pertangung jawabannya selama dia menjabtat kepala Desa Koper" tutup H.Endang Suyaman.

> ari

TerPopuler