Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Dua Pengedar NarkobaBantenNet

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Dua Pengedar Narkoba

8 Jul 2019, 7/08/2019

BantenNet.com, TANGERANG KOTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya melalui Polres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Abdul Karim, SIK, M.Si mengatakan, telah berhasil mengungkap kasus jaringan peredaran narkotika jenis ganja. Dalam kegiatan Konferensi Pers, bertempat di lobby Polres Metro Tangerang Kota. Senin (8/7/2019) siang.

Dalam keterangan persnya, Kombes Pol. Abdul Karim, SIK, M.Si didampingi Kasat Narkoba AKBP R. Bagoes Wibisono, SIK, M.Si dan Kasubag Humas, Kompol Abdul Rachim.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa ada seseorang yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis ganja yang akan melakukan transaksi di daerah Serpong-Kota Tangerang Selatan," terangnya kepada awak media di saat konferensi persnya.

Dikatakan Kapolres Tangerang Kota, " Berdasarkan informasi tersebut, Tim Satresnarkoba dipimpin langsung Kanit 1, AKP Riyanto, SH melakukan penyelidikan dan pemantauan. Kemudian berhasil menangkap tersangka berinisial RD di Kp. Cibogo, Kelurahan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Minggu (30/6/2019). Dengan barang bukti (BB) 3 paket besar ganja dengan berat bruto 2.818 gram," terangnya.

Selanjutnya," Dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka kedua berinisial AR dengan barang bukti 5 paket besar ganja dengan berat bruto 5.194 gram," pungkasnya.

Menurut Kombes Pol. Abdul Karim, menjelaskan, "Dari pemeriksaan bahwa barang bukti didapat dan dikendalikan oleh AM (DPO) yang berada di Lampung. Dengan mengirim ganja tersebut sebanyak 1.590 gram melalui truck Fuso yang diambil tersangka AR di Cibubur - Jakarta Timur dan dibawa ke rumah RD. Lalu ganja tersebut di edarkan di wilayah Jakarta dan Tangerang," tutupnya.

Disamping itu, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider, pasal 111 ayat (2) Undang - Undang RI Nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara atau diancam seumur hidup/pidana mati


> ldn
Iklan Masyarakat

TerPopuler