SMK Al - Badar Balaraja Gelar Sosialisasi P4GN dan Anti Radikalisme

SMK Al - Badar Balaraja Gelar Sosialisasi P4GN dan Anti Radikalisme

Jul 18, 2019, July 18, 2019

BantenNet.com , KABUPATEN TANGERANG - Penyalahgunaan narkoba sudah semakin marak dan mengkhawatirkan terutama di kalangan muda. Padahal narkotika dan obat/bahan berbahaya tersebut dapat menimbulkan efek negatif. Selain efek kecanduan, konsumsi dalam waktu lama dapat mengakibatkan gangguan fisik dan mental penggunanya.

Meningkatnya kasus narkoba tentu dapat menurunkan produktivitas sumber daya manusia, bahkan menurunkan kualitas generasi bangsa. Pemerintah dan masyarakat akan semakin terbebani untuk menanganinya. Diperlukan sebuah upaya terobosan dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat untuk meredam dan menghentikan tingginya konsumsi narkoba di Indonesia.

''Kami team GMDM memiliki kewajiban moril mensosialisasikan sekaligus menawarkan penerapan pencegah dari pada Mengobati,juga pemberantasan narkotika di negeri ini secara bersama-sama,'' kata Agus Karyanto, ketua DPK. GMDM Kabupaten Tangerang

Menurut Agus, konsepnya tidak hanya gerakan pemerintah tapi adalah milik masyarakat Indonesia yang harus disukseskan bersama-sama menciptakan Indonesia sehat tanpa narkoba," jelasnya.

Dalam mensukseskan Indonesia bersih-bersih narkoba, sudah sewajarnya seluruh elemen masyarakat diikutsertakan

''GMDM akan berkomitmen mengimplementasikan nilai-nilai  tambah gerakan anti narkoba ini,"ujarnya

Turut hadir dalam acara tersebut, Aiptu Sukarji dan Bripka Endang (Bhabinkamtibmas) perwakilan Polsek Balaraja. Ia memberikan apresiasi terhadap konsep GMDM dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba yang akan diusung,"tegasnya

Garda Mencegah Daripada Mengobati merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Pelaksanaan kegiatan GMDM harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

Menurut data BNN, tahun 2018 lebih dari 4 juta masyarakat Indonesia adalah pengguna narkoba. Yang lebih mencemaskan lagi, prevalensi penyalahgunaan narkoba pada kelompok pelajar dan mahasiswa sebesar 3,21 persen atau setara dengan lebih dari 2 juta pelajar atau mahasiswa pernah menyalahgunakan narkoba

Sementara itu, penyalahgunaan narkotika di golongan pekerja sebesar 2,1 persen atau lebih dari 1,5 juta orang dewasa yang pernah menyalahgunakan narkoba

“Besarnya angka pengguna narkoba di Indonesia semakin mendorong GMDM selaku institusi yang akrab dengan generasi muda untuk mengambil langkah dengan menggelar pelatihan dalam rangka memberikan informasi mendalam tentang bahayanya mengkonsumsi obat terlarang.

Sebagian besar didominasi oleh anak muda yang rentan dengan pergaulan sehingga memang penting untuk memberikan sosialisasi secara spesifik dan secara berkelanjutan,” urai Agus Karyanto.

Sementara Pihak Yayasan Pendidikan Islam Al - Badar ,Ustur Ubadi S.PdI memberikan apresiasi setinggi -tingginya atas upaya dan kerja keras yang dilakukan GMDM dan jajaran kepolisian yang secara konsisten dan berkesinambungan, mengambil peran yang teramat penting bagi bangsa ini dalam memerangi, mencegah, dan menanggulangi penyalahgunaan narkotika di Tanah Air.,"paparnya

Harapannya, melalui pelatihan Relawan Anti Narkoba ini, Siswa -Siswi Yayasan Pendidikan Islam Al - Badar dapat menerima manfaat jangka panjang, dapat menyebarluaskannya kepada masyarakat hingga dapat menjadi " Agent of Changes,” tutup

> ari

TerPopuler