PMII Lebak Suarakan "Darurat Perlindungan Perempuan"BantenNet

PMII Lebak Suarakan "Darurat Perlindungan Perempuan"

2 Sep 2019, 9/02/2019

BantenNet.com, LEBAK - Pengurus Cabang PMII Kabupaten Lebak menggaungkan aksi di depan kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak terkait pelecehan dan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Pasalnya, PMII Kabupaten Lebak menilai pemerintah daerah masih lalai dalam menyelesaikan permasalahan yang cukup krusial tersebut. Sedangkan Kabupaten Lebak menurut kabar terbaru dinyatakan sebagai Kabupaten Layak Anak menurut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Ternyata fakta di lapangan masih banyak ditemukan kasus-kasus pelecehan dan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Utamanya kasus terakhir yang terjadi pada perempuan Baduy di bawah umur. Oleh PC PMII Kabupaten Lebak dinilai akan menimbulkan konflik horizontal.

Aksi massa yang dihadiri kurang lebih 30 anggota PMII tergerak untuk menyuarakan aspirasi yang sudah menjadi keresahan bagi masyarakat Lebak. Bahwa kabupaten Lebak bisa dikatakan sedang mengalami "Darurat Perlindungan Perempuan".

Ketidakseriusan pemerintah Kabupaten Lebak dalam menangani kasus-kasus perempuan dan anak perlu ditinjau ulang. Artinya tidak hanya sebatas penanganan dan pemulihan, akan tetapi sudah dimulai dari langkah preventif. Harusnya seluruh elemen pemerintah dan dinas terkait berbondong-bondong melakukan penyuluhan secara berkala dan tepat sasaran dalam upaya pencegahan pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Dengan adanya penghargaan yang ditujukan kepada Kabupaten Lebak sebagai Kabupaten Layak Anak, mestinya kita sudah tidak mendengar berbagai kasus Perempuan dan Anak. Kekhawatiran kami muncul, karena kasus-kasus pelecehan dan kekerasan seksual perempuan dan anak ini terjadi secara beruntun." Ujar Dian Nurdiana, Ketua Korp Putri PMII Kabupaten Lebak, Senin (02/09/2019).

"Sebelum kasus anak perempuan di Baduy, belum habis sebulan yang lalu juga terjadi kasus anak yang dihamili oleh orangtuanya sendiri." Lanjut Dian.

Aksi sempat ricuh antara aparat kepolisian dan anggota PMII ketika massa memaksa petugas agar diizinkan masuk ke kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Lebak untuk mengklarifikasi permasalahan yang terjadi di kabupaten Lebak.

> ldn/mg01
Iklan Masyarakat

TerPopuler