Tangerang Utara Banyak Dijumpai Rumah Tak Layak HuniBantenNet

Tangerang Utara Banyak Dijumpai Rumah Tak Layak Huni

20 Sep 2019, 9/20/2019

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Rumah tak layak huni masih banyak ditemukan di Kabupaten Tangerang khususnya di wilayah utara. Satu contoh Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, tercatat masih terdapat ratusan rumah masih berdinding bilik bambu dan beralas tanah.

Jumlah ini berdasarkan data yang diperoleh dari Kantor Desa Tanjung Anom. Kepala Desa Tanjung Anom Azis membenarkan, bahwa didesanya masih terdapat ratusan rumah bilik bambu. Mereka mendirikan rumah bilik bambu dan bukan rumah permanen.

Menurut dia, ada kendala ketika pemerintah hendak merehab rumah-rumah tak layak huni tersebut. Salah satunya adalah karena lahan yang ditempati warga untuk mendirikan rumah adalah bukan tanah milik sendiri. Sedangkan pemerintah sendiri memberikan bantuan bedah rumah ini kepada warga yang mempunyai lahan sendiri dan tidak numpang atau kata lain mendirikan rumah di tanah PT maupun tanah milik warga atau saudara.

Azis mengatakan, sebagian rumah tak layak huni sudah direhab oleh sebuah yayasan. Khususnya rumah milik warga miskin desa setempat untuk direnovasi. Hal sama juga dilakukan oleh pihak yayasan, yakni memberikan bantuan berupa renovasi rumah kepada warga yang status tanahnya sudah milik sendiri. “Syaratnya tanah milik sendiri dan bukan tanah milik orang lain ataumilik PT,” kata Azis.

Warga yang mendapat bantuan baik dari pemerintah maupun dari yayasan ini tentunya terdapat syarat. Yakni warga yang berpenghasilan di bawah rata-rata, bermata pencaharian sebagai buruh serabutan dan tinggal di rumah bilik bambu. “Saya berharap, program pemerintah Kabupaten Tangerang ini dapat berkesinambungan. Selain di Mauk, di beberapa kecamatan lain di bagian utara tidak sedikit warga menempati rumah bilik bambu dan berlantai tanah,” kata dia.

> iwn
Iklan Masyarakat

TerPopuler