Wakil Presiden Rayakan 1 Muharram Di Ponpes An Nawawi TanaraBantenNet

Wakil Presiden Rayakan 1 Muharram Di Ponpes An Nawawi Tanara

3 Sep 2019, 9/03/2019

BantenNet.com,  KABUPATEN TANGERANG - Pondok Pesantren An Nawawi Tanara milik Cawapres terpilih Ma'ruf Amin didatangi ribuan santri se-Banten.

Pantauan BantenNet.com di lokasi, santri yang datang kebanyakan dari wilayah sekitar Banten seperti dari Tangerang dan Serang. Kebanyakan yang datang adalah santri dari pesantren tradisional.

Tampak antusias Warga yang datang ke lokasi kelahiran ulama terkenal sebagai guru dari para pendiri ormas seperti Nahdatul Ulama bahkan Muhammadiyah ini.

"Memang jika saya, setiap tahun datang ke sini untuk menghadiri haul," kata salah satu santri bernama Irfan,yang juga anggota Banser (Barisan Remaja Anshor) Serang, Banten, Selasa (3/9/2019).

Rencananya, Cawapres Ma'ruf Amin juga akan mengisi tausiah di peringatan 1 Muharram 1441 H kali ini,tampak hadir juga Gus Muwaffiq seorang ulama Nahdatul Ulama sedang membawakan tausiah keagamaan.

Dari pantauan BantenNet.com, kepolisian dari Polda Banten melakukan pemeriksaan kepada warga dan santri yang akan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, Bahkan pemeriksaan terhadap barang bawaan dan pun menggunakan alat Metal Detector.

Cuaca terik matahari tak menyurutkan Wakil Presiden, KH Maruf Amin untuk berkeliling ke pondok pesantren An Nawawi Tanara miliknya, Serang, Banten, Selasa (3/9/2019)

Maruf Amin yang tampak mengenakan baju koko putih dibalut jas abu-abu tak sungkan bercerita kepada awak media tentang isi tempat pendidikan berbasis Islam di Serang itu.

Perjalanan diawali dengan memperlihatkan isi rumahnya yang berada di kompleks pesantren tersebut.

Dimulai dari ruang tamu. Beberapa foto Maruf Amin dengan pembesar agama Islam lain tampak terpampang di dinding rumah.
"Ini waktu bersama syeikh dari Sudan, waktu saya masih gemuk," ungkap Maruf Amin sambil menunjuk foto dirinya sambil tersenyum sipu

Selain itu, ada belasan foto di kediamannya, termasuk ketika Maruf Amin masih aktif menjadi anggota partai politik dan menjadi anggota DPRD DKI Jakarta

Nampak sebuah Figura besar berisi silsilah pengasuh pesantren.
Maruf Amin pun menunjukan halaman tengah rumahnya. Tampak sederhana dan sejuk. Maruf Amin bercerita rumahnya selalu penuh saat haul atau peringatan hari besar Islam lainnya," ujarnya

"Kebiasaan Nahdlatul Ulama (NU), warga Nahdliyin selalu berkumpul di rumah Kyai sepuh untuk memperingati hari besar Islam, atau peringatan lain

"Pak Joko Widodo sudah dua kali ke sini. Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) pas jadi presiden juga pernah berkunjung ke sini. Pak JK (Jusuf Kalla) waktu jaman Pak SBY juga (berkunjung)," sebut Maruf Amin

Kunjungan berlanjut ke kompleks pesantren di belakang kediaman Maruf Amin.

Belasan bangunan berdiri di tanah seluas 9 hektar itu. Ada seribu lebih santri yang belajar di pondok pesantren itu. Separuh santri dan sisanya santriwati.
Rombongan juga menemui masjid besar di tengah kompleks, berdekatan dengan asrama santri laki-laki.

Tampak dari balik jendela bangunan gedung, sejumlah santri laki-laki mengintip rombongan Maruf Amin
.
Perjalanan berlanjut. Di belakang masjid terdapat pemakaman keluarga yang sempat dikunjungi Maruf Amin, Mustaysar Pengurus Besar NU (PBNU) itu juga menengok kelas santri putri yang sedang beraktifitas.

Beberapa unit pelatihan santri sempat dikenalkan Ma'ruf kepada awak media. Misalnya ruang simulasi sidang, Pabrik roti kecil, Bank Wakaf Mikro dan Koperasi.

Ada juga supermarket bernama Lembaga Ekonomi Umat (LEU).
Ia juga mengajak awak media melihat aula besar yang biasa dipergunakan untuk acara haul atau pertemuan masif

"Kita akan terus membangun dan menambah ruang dan santri agar Ponpes ini semakin bagus dan bermanfaat bagi para santri," pungkas KH Ma'ruf Amin


> ari
Iklan Masyarakat

TerPopuler