50 Unit Rumah Warga Kemiri dan Legok DibedahBantenNet

50 Unit Rumah Warga Kemiri dan Legok Dibedah

8 Okt 2019, 10/08/2019

BantenNet.com. KABUPATEN TANGERANG-Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Tangerang terus kejar target pembangunan 1.000 rumah kumuh untuk masyarakat miskin. Pembangunan 1.000 rumah kumuh ini bagian dari program Gerakan Bersama Masyarakat Mengatasi Kawasan Kumuh dan Miskin disingkat (GEBRAK PAKUMIS),

Kali ini, dua desa di Kecamatan Kemiri diantaranya Desa Kemiri sebanyak 20 unit dan Desa Legok Suka Maju 30 unit. Jadi pemerintah memberikan bantuan Gebrak Pakumis melalui dinas terkait berjumlah 50 unit. Menurut Camat Kemiri, Yati Nurul Hayat, Gebrak Pakumis merupakan  program unggulan pemerintah. Setiap tahun pembangunan rumah kumuh akan terus dilakukan, dengan anggaran yang ada  pemerintah juga membangun sanitasi pada rumah tersebut.

Diketahui, untuk satu unit rumah pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp20 juta. Biaya tersebut sudah termasuk biaya operasional tukang, jadi dengan yang ada tersebut sudah include semuanya. Ia manambahkan, setiap pengerjaan pembangunan rumah sangat bervariatif, mulai dari 70 hingga 95 persen pengerjaan. Untuk setiap satu bangunan rumah, ditargetkan bisa rampung dalam waktu 10 hari.

Program ini merupakan gerakan bersama rakyat atasi kawasan padat, kumuh, miskin, dan pemberdayaan lingkungan sosial ekonomi. Program tersebut sebelumnya hanya membangun dan membedah rumah saja. Namun saat ini ditambah dengan pemberdayaan masyarakatnya.

Saat ini program Gebrak Pakumis ada plusnya, yaitu membangun lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakatnya jadi bukan hanya rumahnya saja yang dibedah tetapi ekonominya juga. Agar masyarakat tersebut bisa tumbuh menjadi masyarakat yang sejahtera. "Saya atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan dinas terkait yang telah membantu rumah warga untuk dibedah," ungkap Yati, usai meletakkan batu pertama secara simbolis di rumah warga yang mendapat bantuan, Selasa 8 Oktober 2019.

> iwn
Iklan Masyarakat

TerPopuler