GMDM Kabupaten Tangerang Laporkan Hasil Kerja BNN "Goes To Shcool"BantenNet

GMDM Kabupaten Tangerang Laporkan Hasil Kerja BNN "Goes To Shcool"

31 Okt 2019, 10/31/2019

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Kepala Bidan P2M BNNP Provinsi Banten menerima kedatangan Ketum DPK GMDM Garda Mencegah Dan Mengobati Kabupaten Tangerang, L.Agus Karyanto dan sejumlah pengurus lainnya di Gedung BNP Provinsi Banten, (30/10/2019)

Tujuan kedatangan DPK.GMDM Kabupaten TangerangI adalah, melaporkan beragam kegiatan dan masalah organisasi yang terjadi dalam satu bulan (Oktober) terakhir, serta memaparkan sejumlah program
"BNN Goes To School"

"Agenda kami nanti pada bulan November dan Desember  akan mulai kembali mendata semua pengurus DPK GMDM Kabupaten Tangerang dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa, sampai pusat, serta sejumlah sarana pendidikan yang selama ini belum tersentuh kami," ujar Agus Karyanto

Menurut putra asli Bandar Lampung ini, organisasi GMDM bermaksud menargetkan penyuluhan P4GN secara total. "Ada 29 Kecamatan dan 246 Desa di Kabupaten Tangerang.
Dari sekian itu masih banyak kegiatan tersebut,dalam waktu satu bulan kami telah menggunjungi sebanyak 11 SMK dan SMA yang ada saat ini

"Kami para pengiat Anti Narkoba butuh sebuah mandat khusus, agar kita dapat mengambil langkah berani kedepannya," urai Agus Karyanto

Para pengurus DPK GMDM Kabupaten Tangerang yang menghadap Kabid P2M BNNP. AKBP.Abdul Majid ini mengakui secara jujur bahwa pada umumnya GMDM yang hidup adalah organisasi pengiat Anti Narkoba dibawah naugan kami, "Di luar itu, banyak yang tidak jelas," tegas Abdul Majid

Setahun sudah kepengurusan DPK GMDM di bawah pimpinan L.Agus Karyanti diakui lebih banyak suka, dukanya, tapi itu semua dibuktikan dengan kerja nyata, sosial dibanding fokus pada gerakan -gerakan yang berbau materi atau nengatur hal-hal lainnya.

Sementara itu, program-program kerja DPK GMDM Kabupaten Tangerang sendiri dituturkan sudah siap semua.
"Kami hanya butuh didukung oleh semua pihak, baik pemerintah maupun Stekhoulder," ujar  Agus Karyanto

AKBP. Abdul Majid meminta para pengiat Anti Narkoba kuat menghadapi persoalan yang ada secara produktif. "Saya sepakat bahwa konflik sesama para pengiat harus dihindari. Kalau pondasi konflik itu kita sadari, berarti kita menyelesaikannya lebih mudah. Tapi kalau berdasarkan suka dan tidak suka, maka akan sulit.

Saya sudah sejak awal mengakui DPK.GMDM Kabupaten Tangerang sudah kuat dan memang Solite,"Fakta lapangan, tidak bisa dipungkiri adalah mereka bergerak di lapangan dan tanpa berharap apapun," ungkap Abdul Majid

Karena saat ini banyak konflik yang tidak berawal dari pemerintah, maka mestinya masih ada jalan keluar yang bisa diselesaikan. Kalau dikembalikan ke pemerintah lagi, maka pemerintah pasti akan mengonfrontir kedua belah pihak lagi. Urusan anasir memang susah. Ketika ada yang meminta ketegasan, kami kembalikan ke legalitas bahwa DPK.GMDM Kabupaten Tangerang yang legal. Kalau diajak tegas-tegasan dan berani-beranian, jangan meragukan kinerja mereka," lanjut Abdul Majid menambahkan

 "Sebab akar masalahnya senang-tidak senang. Teman-teman merasakan konflik memakan banyak waktu dan tidak ada gunanya. Organisasi pengiat Anti Narkoba tugas dan fungsinya ada di Deputi Pengembangan berdasar struktur. Namun saya akan tetap siap membantu mereka," kata Abdul Majid

Setelah mendengarkan berbagai permasalahan tersebut, AKBP. Abdul Majid  meminta program tetap dijalankan. "Saran saya, program tetap jalan. Kantor sementara dipakai saja. Kalau kubu lain menyerang, biar urusannya nanti dengan saya atau BNNP Provinsi Banten. Sehabis dari sini, segera menghadap DPP pusat untuk menyelesaikan masalah, jika ada" pintanya.


> ari
Iklan Masyarakat

TerPopuler