Hasil MCU Salah Satu Balon Kades Diduga Cacat AdministrasiBantenNet

Hasil MCU Salah Satu Balon Kades Diduga Cacat Administrasi

31 Okt 2019, 10/31/2019

BantenNet.com, KABUAPTEN TANGERANG - Hasil medical check up (MCU) salah satu calon Kepala Desa (Kades) Laksana, Kecamatan Pakuhaji, diduga cacat Administrasi bila di pergunakan sebagai salah satu syarat kelengkapan administrasi calon kades. Melihat dengan hasil surat dari Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang tidak adanya  keterangan keperluan dari hasil  tersebut diduga bukan rujukan atau prosedur dari pihak terkait sebagai syarat mendaftar pilkades, yang akan dihelat 1 Desember 2019 mendatang, akan tetapi sebagai keperluan pribadi bukan sebagai syarat sebagai calon kepala desa yang untuk mengikuti tahapan tahapan selanjutnya.

“Yang namanya MCU calon kades  harus  dilakukan di rumah sakit yang telah ditunjuk, contohnya tes kesehatan calon presiden, di Indonesia banyak rumah sakit, tapi MCUnya harus tempat yang sudah ditunjuk KPU, terkecuali cari kerjaan, itu bebas mau berapa kali juga,” kata pendamping Mulyadi N, balon Kades Laksana, Budi Usman, Rabu kemarin (30/10/19).

Menurut Budi Usman, bakal calon (Balon) Kades Laksana, bahwa dalam pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Tangerang, pihak pemerintah desa (Pemdes) telah menunjuk 2 rumah sakit milik pemerintah untuk melakukan tes kesehatan para calon kades dengan hasil yang maksimal dan sudah dipersiapkan tim teknis dari kesehatan sesuai dengan SK Penunjukan oleh pihak Dinas Pemerintah dan Desa Kabupaten Tangerang.

“Hari ini kita klarifikasi tahapan Pilkades Laksana, perlu diketahui RSU Pakuhaji ini dapat rujukan dari Pemdes ditunjuk jadi salah satu MCU calon kades, artinya sudah dapat SK dari dinas terkait, dan hasil tahapan pertama diumumkan dari 6 calon Kades Laksana, hanya Mustar dinyatakan gugur tes kesehatan,” ujarnya.

Budi mengatakan, pihaknya juga telah menemukan hasil tes uji kesehatan pribadi dari RSU Kabupaten Tangerang atas nama Mustar, salah satu calon Kades Laksana yang bisa mengikuti pencalonan diadministrasi pendaftaran. Tidak hanya sampai disitu, dirinya bersama tim melakukan klarifikasi di RSU Kabupaten Tangerang, mengenai hasil tes tersebut.

“Saat kami klarifikasi di panitia masalah daftar calon kades, akhirnya kami temukan hasil MCU pribadi di RSU Tangerang nama salah satu calon Kades Laksana, setelah kami temui pihak rumah sakit menyatakan Mustar datang tes kesehatan atas kemauan sendiri, secara administrasi tidak benar, karena Pemdes hanya rekom RSU Pakuhaji dan Balaraja, dan menurut dari Dokter pemerikasaan pun itu bukan bukti untuk persyaratan  tukasnya

Camat Pakuhaji, Ujat Sudrajat menyebut tes kesehatan calon kades sudah diatur dalam peraturan bupati, bisa dilakukan beberapa kali di rumah sakit umum pemerintah. Dirinya menyimpulkan penunjukan rumah sakit dari pihak pemdes hanyalah untuk mempermudah para calon melakukan MCU, agar semua bisa berjalan lancar dan cepat.

“MCU itu bisa berkali-kali, misalnya di rumah sakit yang pertama kita tes kurang sehat, terus besoknya kita tes lagi di rumah sakit lain, seperti kita tes kesehatan buat lamar kerjaan, calon kades juga sama, yang penting di rumah sakit pemerintah, kalau masalah penunjukan rumah sakit mah itu hanya tekhnis, biar agak dekat tempatnya,” papar Ujat.

Sementara itu Ketua Panitia Pilkades tingkat Desa Laksana, Asep belum bisa dihubungi melalui telpon whats app, untuk dimintai penjelasan terkait permasalah hasil tes kesehatan atas nama salah satu kandidat pilkades.

> ldn
Iklan Masyarakat

TerPopuler