Kades Pudar, Kecamatan Pamarayan, Resmi Di Tetapkan TersangkaBantenNet

Kades Pudar, Kecamatan Pamarayan, Resmi Di Tetapkan Tersangka

7 Okt 2019, 10/07/2019

BantenNet.com , KABUPATEN SERANG – Jaed Muklis, (JM) Kepala Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang
Nasibnya kini harus mendekam dibalik jeruji besi. Hal itu setelah Polres Serang Kota melalui proses pemeriksaan serta penyidikan terhadap JM dan melimpahkan berkasnya ke Kejaksaan Negeri Serang., akibat terkait  dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) yang mengakibatkan adanya kerugian negara sebesar Rp 365 juta (7/10/2019)

Dalam keterangannya Kepala Kejaksaan Negeri Serang, Azhari SH menjelaskan "Kami akan segera merampungkan Surat Dakwaan kemudian melimpahkan berkas perkara tersebut ke Pengadilan Tipikor Serang,"jelasnya

Untuk sementara menurut Azhari, sambil menunggu Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyelesaikan berkas dakwaan, pihaknya menitipkan tersangka di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Serang,"terangnya

Saat dikonfirmasi,  Azhari membenarkan hal itu, "Saat ini telah  melakukan penahan terhadap tersangka JM selama 20 hari kedepan, terhitung dari 4 Okteober sampai 23 Oktober,” katanya.

Tersangka JM disangkakan telah melanggar pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang – Undang (UU) tentang Tindak Pidana Pemberantasan  Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang -Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sementara itu Rohmat selaku tokoh masyarakat Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan ketika di temui BantenNet.com menjelaskan, bahwa dugaan tersangka JM terlibat korupsi,  bermula dari kecurigaan dan laporan sejumlah warga masyarakat Pudar atas sejumlah proyek kegiatan fisik yang didanai oleh Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Pudar tahun 2016 yang dianggap tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).,yang alokasi penggunaan anggarannya dengan Dana Desa," ujarnya
Belum lagi tudingan terkait ketidak Transparan pihak Pemerintahan Desa selama ini," imbuhnya.

Sehingga kecurigaan warga Desa Pudar bertambah kuat dengan adanya Audit oleh Inspektorat Kabupaten Serang, yang menemukan keganjilan, adanya Dana Ratusan juta rupiah yang tidak dapat dipertanggung jawabkan oleh Kades,"ucapnya

Bagai istilah "Sudah Jatuh Tertimpa Tangga," Semakin bertambah dugaan masyarakat terhadap tersangka JM, dengan adanya temuan baru terkait penyelewengan Dana bagi hasil pajak Daerah dan bagi hasil Retribusi Desa Pudar," terang Rohmat

Seperti diketahui pada bulan  Desember 2017 yang lalu, pihak Desa Pudar telah menyetor Dana bagi hasil sebesar Rp. 132.054..000, akan tetapi ternyata uang yang ada di buku rekening Kas Desa Pudar diambil kembali oleh tersangka JM sebesar Rp 102.100.000," ujar Rohmat salah satu warga Desa Pudar

> ari

Iklan Masyarakat

TerPopuler