Sebelumnya Selalu Batal Akibat Ada Unjuk Rasa; Mulhayadi Dapat Nomor Urut 4BantenNet

Sebelumnya Selalu Batal Akibat Ada Unjuk Rasa; Mulhayadi Dapat Nomor Urut 4

19 Okt 2019, 10/19/2019


BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Panitia Pilkades Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, melakukan pleno atau penetapan nomor urut calon Kades, di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang. Menurut anggota panitia Pilkades Pangkalan, Herdi, penetapan di gedung tersebut untuk mempercepat waktu, karena jadwal penetapan nomor urut sudah molor beberapa hari.

“Kami sudah melakukan rapat pleno atau menentukan bakal calon Kades Pangkalan pada Kamis (17/10) sore, di Ruang Rapat DPMPD Kabupaten Tangerang,” ungkap Herdi kepada media, Jumat (18/10).

Menurut Herdi, seharusnya pada Jumat (11/10) dan Sabtu (12/10) lalu, sudah dilakukan penetapan nomor urut bakal calon. Namun agenda itu tertunda karena ada beberapa kejadian. Sehingga untuk mempersingkat waktu dan tidak menunda tahapan selanjutnya, kata Herdi, para bakal calon yang sudah ditetapkan menjadi calon Kades Pangkalan, diantaranya nomor urut 1 Muhammad, nomor urut 2 Wahyu Rohadianto, nomor urut 3 Ahmad Muhrim, nomor urut 4 Mulhayadi dan nomor urut 5 Gilang Rohayadi.
“Kebetulan kami memang sedang berada di sana semuanya bersama muspika Kecamatan Teluknaga juga, maka kami berunding antara Panitia Pilkades dan BPD, beserta 5 bakal calon,  akhirnya setuju melakukan penetapan nomor urut di Ruang Rapat DPMPD. Kami juga meminta izin meminjam ruangan untuk itu,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu calon Kades Pangkalan Mulhayadi mengatakan, penetapan nomor urut calon ditetapkan pada pukul 19.00 WIB. Mulhadi mengaku senang setelah dilakukannya penetapan nomor urut. Pasalnya, penetapan nomor urut selalu batal sebelumnya, karena setiap ingin dilakukan penetapan nomor urut di Balai Desa Pangkalan, simpatisan para calon Kades yang tidak lolos melakukan aksi unjuk rasa dan menuntut agar dibatalkan.

“Alhamdulillah, penetapan nomor urut sudah dilaksanakan pada Kamis (17/10) malam di Ruang Rapat Gedung DPMPD. Semua berjalan dengan lancar dan tidak ada gangguan apapun. Saya sendiri mendapat nomor urut 5. Semoga semua bisa berjalan dengan lancar kedepannya nanti,” jelasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang, Adiyat Nuryasin mengatakan, penetapan nomor urut calon Kades Pangkalan yang dilakukan di Ruang Rapat DPMPD sah-sah saja, selama yang menentukan itu adalah para panitia Pilkades. Menurut Adiyat, dalam Perbup Nomor 79 Tahun 2014 tidak diatur bahwa penetapan diharuskan di suatu tempat.

“Kembali kepada aturan, yang menetapkan itu panitia Pilkades. Ketika panitia sudah menetapkan calon bahkan sudah mengundi nomor urut, berarti itu adalah sah. Kalau nanti ada pertanyaan kenapa tidak di balai desa, karena di dalam Perbup No 79 Tahun 2014 pun tidak diatur bahwa penetapan calon harus di balai desa. Artinya bisa saja dilakukan dimanapun, dengan harapan penetapan atau pengundian nomor calon bisa terlaksana dengan aman, serta lancar,” tukasnya.

Lanjut Adiyat, setelah dilakukannya penetapan nomor urut calon Kades, tahapan selanjutnya yang akan dilakukan adalah pendataan bagi bakal calon pemilih atau membuat Daftar Pemilih Sementara (DPS). Dia berharap, semua tahapan Pilkades bisa berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan apapun.

“Setelah ini akan dibentuk Pantarli untuk melakukan pendaftaran calon pemilih, yang nanti setelah tersusun dan disepakati oleh calon, akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Harapannya para panitia siap untuk bekerja menjalankan tahapan Pilkades, karena pihak keamanan sudah sangat siap untuk membackup,” tegasnya.


> ldn 
Iklan Masyarakat

TerPopuler