Sosialisasikan Bahaya Narkoba Desa Ranca Ilat Gandeng GMDMBantenNet

Sosialisasikan Bahaya Narkoba Desa Ranca Ilat Gandeng GMDM

18 Okt 2019, 10/18/2019

BantenNet.com - KABUPATEN TANGERANG - Seluruh Dewan guru dan pengurus Yayasan Pendidikan Islam Al Arobi Desa Rancailat, Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang menyambut positif sosialisasi bahaya Narkoba yang digelar DPK Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM) Kabupaten Tangerang

Dalam sambutannya Kepala Desa Rancailat Sahrudin mengatakan, ada beberapa hal yang membuat mereka antusias mendengar sosialisasi yang diakui sangat positif tersebut.

Pertama, wilayah Kabupaten Tangerang menjadi zona merah atau yang sebelumnya pernah masuk daerah rawan peredaran Narkoba.

Terlebih lagi lanjut Sahrudin, dia mendengar sudah ada sekitar lima hingga enam warga masyarakatnya yang tersandung kasus narkoba,"terangnya.

Kedua,"Di wilayah kita banyak usaha kos-kosan juga maraknya toko - toko yang berkedok penjualan kosmetik dan kios jamu yang dihuni non penduduk setempat, sehingga rawan disusupi pengedar narkoba,"tegasnya.

“Wilayah kami memang rawan, karena merupakan lintasan dan juga pintu keluar masuk serta banyaknya usaha kos-kosan,” ungkap Sahrudin

Sejauh ini pihaknya sudah sering kali berkordinasi dalam melakukan berbagai upaya untuk mencegah peredaran narkoba dan bentuk kejahatan lain dengan menggelar operasi yustisi rutin,"ucapnya

Apalagi para pemilik kos-kosan dan toko - toko berkedok kosmetik serta  kios jamu tradisional,diwilayah yang mayoritas warganya enggan melaporkan jika ada penghuni kos yang baru kepada RT/RW setempat

Sementara itu Sekcam Kresek Drs.Eka Nurjaman dalam sambutannya menjelaskan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, perlu kerjasama kita semua, terutama mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,"tegasnya.

Para dewan guru dan Kepala Desa, ini nantinya akan membantu menyebarluaskan informasi itu ke berbagai kelompok masyarakat dan para siswa - siswi, baik dalam kegiatan Ekskul,PKK, pendidikan anak usia dini (Paud), di lingkungan RT/RW dan sebagainya,"ungkap Eka Nurjaman

Dalam sosialisasi itu GMDM Kabupaten Tangerang memberi pemahaman tentang hubungan antara kasus Narkoba dengan HIV/Aids, dan peran keluarga yang sebetulnya menjadi kunci utama kasus yang membahayakan tersebut.

Ketua GMDM DPK Kabupaten Tangerang L.Agus Karyanto menyebut Kecamatan Kresek hanyalah salah satu dari target penyuluhan di 29 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang yang akan mereka gelar tahun ini.

Agus Karyanto berharap masyarakat dan para siswa - siswi Yayasan Pendidikan Islam  Al Arobi nantinya benar - benar memahami bahaya, serta dampak, dan sanksi terhadap penyalahgunaan narkoba.

Dia yakin penyuluhan ini akan berkembang dan bersinergi dengan instansi pemerintahan/swasta/Elemen/LSM/ormas lain, untuk membantu menyelamatkan generasi emas Kabupaten Tangerang.

“Ini perjuangan yang tidak mudah, apalagi Kabupaten Tangerang merupakan kota/Kabupaten yang paling banyak kasus Narkobanya,” jelasnya

Agus juga menyatakan selama ini GMDM Kabupaten Tangerang dalam melakukan sosialisasi pencegahan Narkoba seringkali bingung setiap ditanya solusi bagi anggota keluarga yang jadi korban narkoba Alhamdulillah sekarang kami punya panti rehabilitasi sosial sendiri,"terangnya

Agus berharap, masyarakat Kecamatan Kresek khususnya tidak malu untuk mengakui jika anggota keluarga ada yang jadi korban atau pemakai narkoba, dan segera datang ketempat kami

“Silakan laporkan ke kami, kami siap bantu rehabilitasi. Kalau tidak ada dana,kami akan upayakan subsidi silang. Jangan menunggu ditangkap dulu baru direhabilitasi,” ujarnya.

Acara yang berlangsung sederhana di Yayasan Pendidikan Islam Al Arobi di Jalan Balaraja - Kronjo ini dihadiri Ketua Yayasan Drs.KH.Uding, Sekcam Kresek Drs.Eka Nurjaman,Kepala Desa Rancailat Sahrudin,Pengiat Anti Narkoba Erwin Subrata serta penampilan Kelompok Pengamen Jalanan yang di pimpin oleh Subki Ardiansyah (Ceking)

> ari
Iklan Masyarakat

TerPopuler