Warga desak penghentian dan penangguhan sementara tahapan Pilkades LaksanaBantenNet

Warga desak penghentian dan penangguhan sementara tahapan Pilkades Laksana

31 Okt 2019, 10/31/2019

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG – Konstalasi Pilkades kabupaten Tangerang makin memanas,  Ratusan warga yang bertanda tangan dan Balon Kades Laksana Kecamatan paku Haji Kabupaten Tangerang melaporkan ke panwas desa dan Panitia pemilihan Kades mengenai permohonan penangguhan tahappan pilkades dan klarifikasi penemuan terkait kejanggalan hasil tes kesehatan dari salah satu kandidat calon Kades Laksana, yang berasal dari 2 rumah sakit di daerah Kabupaten Tangerang.

Menurut balon Kades Mulyadi, pihaknya menemukan hasil tes kesehatan salah satu Calon Kades Laksana yang hasilnya dari rumah sakit di daerah Tangerang. Sebab ia mengetahui bahwa tes uji kesehatan calon kades hanya bisa dilakukan satu kali di rumah sakit yang telah ditentukan pemerintah setempat.

Ketika kami koordinasi dengan panitia,  bisa tes kesehatan dilakukan 2 kali dengan aturan perbup, padahal disitu sudah jelas medical ceck up dari calon kades tersebut di di buat rujukan resmi dari Dinas Pemdes yaitu  rumah Sakit Pantura Pakuhaji dinyatakan tidak sehat, kalau sudah ketahuan hasilnya tidak sehat, kalau kita ngacu medical ceck up kedua, terus apa yang jadi ketentuan dari panitia,” ujarnya.

Mulyadi memaparkan, penemuan dalam isi surat hasil tes kesehatan tersebut masalah kejiwaan. Sampai saat ini, Mulyadi mempertanyakan panitia menerima calon kades hanyan dengan hasil tes kejiwaan, tanpa adanya penemuan-penemuan bukti yang kongkrit yang dilakukan panitia Pilkades Laksana, sebelum menerima calon kades tersebut.

“Saat Klarifikasi panwas Desa terfadap RSU Kabupaten Tangerang tertuang pernyataan resmi dari Dokter Serita Ginting terkait surat keterangan bahwa Balon Kades an.Mistar ternyata cek kesehatan atas dasar kemauan sendiri dan tanpa rujukan dari panitia maupun Pemkab Tangerang, menemukan hasil tes kesehatan yang dikeluarkan rumah sakit tersebut, bahwa isi surat hasil tes dan  cek fisik luar saja,  ketika kita lakukan medical ceck up di RS Pantura Pakuhaji sudah jelas, sudah ada fisik, EKG, laboratorium, dan tes narkoba, kenapa panitia nerima calon yang nelampiri berkas cek fisik luar saja,"ungkapnya.

Ketua Panwas Pilkades Laksana, Handi berencana akan mengundang Ketua Panitia Pilkades Laksana, untuk melakukan koordinasi kembali terkait  terkait pelaporan balon Mulyadi N, yang keberatan dengan hasil klarifikasi pertama terkait tes kesehatan salah calon kades di Laksana, dan dirinya akan memberitahu hasilnya ke pelapor secepatnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Desa Laksana tingkat desa, Asep tidak bisa hubungi, melalui telpon whats app dan seluler, diduga nomor kontak tersebut sedang dinon aktifkan pemilik handphone.

Direktur Eksekutif Komunike Tangerang Budi Usman, mengatakan mendorong Bupati dan  Pemkab Tangerang  serta struktur di bawahnya seperti majelis kehormatan pilkades atau MKD agar segera buat percepatan klarifikasi dan keputusan penangguhan sementara tahapan Pilkades dan segera dari panitia Pilkades Desa membuat keputusan  pencoretan Calon Kades Laksana Mustar dengan segera karena terjadi kelalaian dan dugaan mal administrasi  dan memasukan dan menetapkan  saudara Mulyadi sebagai calon tetap Kades laksana 2019-2025 dalam kontestasi Pilkades demi tegaknya nya supremasi regulasi Pergub 79 tahun 2014 terutama persyaratan Kesehatan jasmani rohani pasal 4 ayat 1 hurup N,bahwa calon kades harus berbadan sehat jasmani rohani,"tandas Budi yang juga komisioner Panwaslu kabupaten Tangerang Tahun 2003.

> ldn
Iklan Masyarakat

TerPopuler