Akibat Tersinggung Calo Angkot Di Kresek Aniaya Dua Warga

Akibat Tersinggung Calo Angkot Di Kresek Aniaya Dua Warga

14 Nov 2019, November 14, 2019

BantenNet.com , KABUPATEN TANGERANG -  Satuan Jajaran Mapolsek Kresek Tangerang mengamankan RH alias BL (24), tersangka pelaku penganiayaan.

RH yang sehari-hari bekerja sebagai calo angkutan kota (angkot/KJU) diamankan di rumahnya Desa Jengkol RT 002/001 Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang, pada minggu lalu (10/11/2019) sekitar pukul 23.00 Wib.

Kapolsek Kresek AKP Suyana didampingi Kanit Reskrim Ipda Slamet Riyadi, SH Saat menggelar konferensi pers di Polsek Kresek Kamis pagi (14/11/2019), menjelaskan, korban penganiayaan tersebut dua orang yakni E dan I.

Dalam keterangan kronologisnya diceritakan, berawal ketika tersangka lewat di depan warung di RT 002/001 Desa Jengkol. Saat itu, tersangka  mendengar jika korban E sedang membicarakan dirinya,"ungkap Kapolsek Kresek

Karena merasa tidak senang, akhirnya  terjadilah perang mulut antar keduanya. Hingga terjadi pemukulan terhadap E hingga mengenai bahu kirinya.

 “Melihat adanya perkelahian dan percekcokan tersebut , korban I secara kebetulan melihat, dan datang bermaksud untuk melerai namun tersangka justru malah memukulnya hingga mengenai mata sebelah kiri,” kata Kapolsek AKP Suyana.

Bahkan pukulan itu terus berlanjut hingga korban I jatuh.

Akibat peristiwa tersebut, akhirnya saudara I pun melaporkan pemukulan tersebut ke Polsek Kresek dan langsung ditindaklanjuti laporan yang  diterima oleh petugas jaga SPK Polsek Kresek

Dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Slamet Riyadi, SH pada Minggu (10/11/2019), RH berhasil diamankan di rumahnya tanpa perlawanan

Dari hasil penangkapan itu, ikut serta disita barang bukti yakni satu celana panjang cream dan kaos lengan pendek warna putih milik korban yang robek akibat ditarik pelaku.

“Kini tersangka sudah kami amankan di Polsek Kresek untuk proses penyidikan selanjutnya,” tambah Ipda Slamet Riyadi. Tersangka dikenakan Pasal 351 ayat (2) tentang penganiayaan yang menyebabkan luka berat dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.


> ari

TerPopuler