Empat Tiang Listrik Roboh, 12 Jam Se-Desa Kohod Gelap Gulita

Empat Tiang Listrik Roboh, 12 Jam Se-Desa Kohod Gelap Gulita

Nov 19, 2019, November 19, 2019

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Akibat diterjang angin kencang, beberapa tiang listrik roboh dan padam, di Kampung Pintu Air, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Senin (18/11/19) sore.Mengakibatkan saluran instalasi listrik dipadamkan pihak PLN se-Desa Kohod untuk sementara.

Dari pantauan dilokasi, terdapat empat tiang listrik tumbang akibat tertimpa pohon sukun besar yang tertiup angin kencang, mengakibatkan lampu padam hampir 12 jam se-Desa Kohod.

Menurut mantan Ketua Rw 03, Kampung Pintu Air, Desa Kohod, Uvay, bahwa insiden terjadi saat datang angin kencang meniup sebuah pohon besar hingga tumbang, yang mengakibatkan saluran instalasi listrik rusak saat sore hari dirinya usai melakukan aktivitas.

"Awalnya sih ada angin kencang, terus pohon sukun roboh timpa tiang listrik, karena kabelnya kena tarik pohon, akhirnya 4 tiang yang lain ikut roboh, kajadiannya sih sore hampir mau shalat magrib, saya lihat cuaca terang tidak hujan," ujarnya.

Lanjut Uvay menjelaskan, angin kencang sering terjadi di Desa Kohod hampir satu tahun sekali, akan tetapi mengenai insiden ini baru terjadi saat ini, ia pun meminta kepada pemilik pohon besar dipinggir jalan, agar memotong pohon miliknya, dan tidak terulang kembali insiden tersebut.

"Kalau angin kenceng suka ada didaerah saya, kadang setahun sekali, tapi tiang listrik roboh baru kali ini terjadi disini, saya ingin pohon besar yang dipinggir jalan dipotong, biar kalau ada angin kencang tidak roboh timpa tiang listrik atau orang lain," pesannya.

Sementara itu, pengawas jaringan PT. PLN cabang Teluknaga, Aan Setiawan mengatakan, pihaknya akan berusaha memperbaiki tiang listrik yang roboh, dan saluran instalasi listrik yang rusak, agar masyarakat tidak merasa terganggu dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

"Saya akan perbaiki yang rusak, supaya hari ini listrik normal kembali seperti semua, agar masyarakat bisa lakukan kegiatannya dengan mudah, termasuk mandi dan usahanya," ucap Aan.

Dengan adanya insiden ini, Aan berencana akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang memiliki pohon besar dipinggir jalan raya, untuk memotong pohon tersebut, agar tidak mengganggu saluran instalasi listrik yang berada disepanjang jalan utama dan poros desa.

"Kami akan turun ke masyarakat untuk beritahu, supaya pohon besar miliknya yang dipinggir jalan dipotong, supaya tidak ada lagi pohon yang roboh timpa tiang listrik, dan aktivitas masyarakat lancar," ujarnya.

Atas kejadian ini, atap depan 1 unit rumah milik warga Desa Kohod rusak tertimpa kabel listrik besar. Beruntung insiden tersebut tidak memakan korban jiwa, namun masyarakat Desa Kohod sulit mendapatkan air bersih, karena listrik padam.

> ldn

TerPopuler