Warga Tanyakan Kualitas Jalan, Baru Di Bangun Sudah Retak-retak

Warga Tanyakan Kualitas Jalan, Baru Di Bangun Sudah Retak-retak

20 Nov 2019, November 20, 2019


BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG – Masyarakat Kampung Rawa Bolang RT 002 RW 006 Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang  menunjukkan kondisi jalan yang baru selelsai beberapa hari yang lalu sudah mengalami retak-retak di duga pengerasan tidak maksimal, padahal jalan itu belum dilalui kendaraan Berat,rabu  (20/11/2019).

Proyek betonisasi atau Kegiatan Peningkatan Jalan Kampung Rawa Bolang Desa Sukasari Kecamatan Rajeg yang dilaksanakan oleh Kontraktor Pelaksana CV.SEPTIAN PUTRA tersebut membuat geram dan pertanyaan warga sekitar. Penyebabnya, kondisi jalan yang dibeton itu kini sudah mengalami retak-retak di banyak titik, meskipun pengerjaannya baru berakhir beberapa minggu yang lalu dan belum dilalui kendaraan berat sudah terlihat kurangnya sebuah kualitas.

Hal itu yang membuat masyarakat setempat menilai pengerjaan proyek tersebut Diduga dikerjakan asal-asalan dan mengurangi unsur kualitas.

Topik, masyarakat Desa Sukasari mengaku sangat merasa kecewa atas hasil betonisasi di depan Ujung Jalan kantor desa Sukasari itu yang kondisinya memprihatinkan tidak bermutu.


“Pekerjaan ini baru beberapa hari yang lalu tetapi sudah retak-retakkembali dan sehingga dipastikan mutu beton yang digunakan dikurangi,” kata Topik" kepada awak media ,rabu (20/11/2019) saat melihat kelokasi.

Kini, menurutnya, jalan lingkungan dengan lebar sekitar empat meter yang sudah dibeton tersebut mengalami retak-retak yang cukup banyak.

“Sebenarnya sehari setelah dibeton sudah mulai terlihat retak-retaknya. Padahal jalan yang dibeton ini belum dilewati kendaraan,” ungkap topik

Hasil pekerjaannya selain terjadi keretakan, menurut dia, juga dalam pekerjaan pengerasan tidak dilakukan pemadatan terlebih dahulu.

“Pengerjaannya betonisasi ini dilaksanakan Malam Dalam Keadaan Sangat buru buru.Tapi hasilnya terluhat kacau dan kualitasnya juga buruk,” tutur Topik.

“Jangan hanya karena mencari untung besar, proyek betonisasi peningkatan jalan kampung rawa bolang desa sukasari yang akan di peruntukan masyarakat yang menelan biaya cukup pantastis, terilhat jelas di papan proyek sebesar Rp 99.234.000, di alokasikan dari APBD Tahun 2019 Kabupaten Tangerang dengan pekerjakan asal jadi" beber Topik".

Sementara salah satu Rukun Tetangga (RT) setempat yang enggan disebut identitas namanya saat ditemui dilokasi kegiatan pembangunan mengatakan, Pekerjaan harus dikerjakan sesuai dengan aturan dan perencanaan, Sehingga semaksimal mungkin mengedepankan kualitas dan mutu yang baik.

“Agar dapat dimanfaatkan untuk jangka panjang, maka kegiatan peningkatan jalan betonisasi harus dikerjakan sesuai dengan aturan dan kualitas pembangunannya tidak terkesan asal jadi (Asjad) seperti yang terlihat saat ini, dimana proyek tersebut memprihatinkan pekerjaan belum memakan waktubsatu minggu kondisinya sudah mengakami keretakan yang lumayan bayak secara analisa banyak kekuran baik pengerasan atau kualitasnya yang tidak maksimal,” pungkasnya.

Hasil pantauan  di lapngan awak media (20/11/2019) dilokasi kegiatan dalam pekerjaannya terlihat asal-asalan dan diduga sudah keluar dari kontruksinya, dimana pengerasan badan jalan tidak dipadatkan sebelum dilakukan pengecoran, tidak ada pemeliharaan beton yang menyebabkan terjadinya keretakan.

> ldn/mg05

TerPopuler