Warga Kp.Tegal Keluhkan Air Bersih, Kades Pinta Pemkab Tangerang Tinjau Galian Tanah

Warga Kp.Tegal Keluhkan Air Bersih, Kades Pinta Pemkab Tangerang Tinjau Galian Tanah

Dec 4, 2019, December 04, 2019

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Warga Kp.tegal wetan Rt. 13/06 Desa Tanjakanmekar kecamatan Rajeg mengeluhkan susahnya air bersih yang akan di pergunakan untuk masak dan mandi sehari hari bahkan meski sudah menggunakan sumur pompa dengan kedalaman 100 meter dari kedalaman tanah masih tetap tidak bisa mendapatkan air yang sangat di butuhkan warga yang mempunyai jarak tidak terlalu jauh dengan Galian tanah di sekitar area TPA Jatiwaringin,  ucap Buyung kepada media BantenNet.com, rabu ( 4/12/2019).

Buyung menuturkan dirinya sangat tidak menyangka selama ini meski kemarau panjang akan tetapi air tidak pernah merasa sulit bahkan meski membuat sumur biasa tidak menggunakan pompa air, air sangat melimpah ruah dan warga tidak merasa kekurangan tapi berbeda dengan kemarau tahun ini apa penyebabnya.

" Saya bingung mas, kemarau tahun ini warga harus bersusah payah untuk mencari air bahkan setiap pagi warga harus mengantri kaya jaman dulu" ujarnya.
Setiap pagi dan sore warga harus mengambil air di kantor Desa untuk kebutuhan sehari hari ada yang menggunakan derigen ada yang di pikul dan ada juga yang menggunakan jasa pengangkut air untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Saya bersama warga yang lain menduga penyebab kekeringan dan kekurangan air bersih di kampung kami di sebabkan oleh galian tanah yang semakin hari semakin dalam bahkan sudah mencapai puluhan meter sehingga air tanah sudah  tidak ada lagi terserap oleh galian tanah,bahkan hal ini sudah saya sampaikan kepada kepala Desa Tanjakan mekar untuk melihat dan mendengar keluhan warganya.terang Buyung tokoh masyarakat.

Sementara Uti, kepala Desa Tanjakanmekar membenarkan susahnya air bersih di Kp.tegal wetan tepatnya di Rt. 13/06 sudah beralangsung saat musim kemarau tiba hampir setiap hari baik di waktu pagi atau sore hari warga berkumpul di kantor desa untuk mengambil air bersih dan bahkan warga mengeluhkan kondisi saat ini selain kemarau panjang di tambah lagi dengan adanya galian tanah yang sudah cukup teramat dalam menyebabkan air resapan dan aliran sungai bawah tanah mulai mengering.jelasnya.

Setau saya, bertahun tahun tinggal desa Tanjakanmekar tidak pernah kekurangan air meski kemarau panjang bahkan sumur cibluk atau sumur biasa yang di buat oleh warga dahulu selalu mendapatkan air meski cuma 4 meter kedalamannya, saya selaku kepala desa tanjakanmekar sangat menyayangkan. Kenapa pemerintah daerah kabupaten tangerang hanya berdiam diri dengan adanya galian tanah yang setiap hari  semakin dalam seperti ada pembangunan  pembuatan danau atau rawa buatan. terang kepala Desa Tanjakanmekar.

" kita semua mengetahui adanya galian bukan banyak manfaat akan tetapi kemudaratannya yang lebih banyak" jelas Kepala Desa Tanjakanmekar.

Sebagai kepala Desa saya berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Tangerang untuk meninjau kembali galian tanah yang sudah berjalan lama untuk segera di waspadai dampak kerugian yang di alami masyarakat sekitar, kalau hal ini didiamkan tidak kemungkinan kami warga sekitar akan sangat berdampak buruk. Selain itu kami pun berharap adanya bantuan air bersih bagi warga warga yang sedang mengalami krisis air bersih di Desa kami, baik dengan memberikan SAB atau yang lainnya  bagi masyarakat sekitar harap. Uti saat di temui di kantor Desa Tanjakanmekar.

> ldn

TerPopuler