Kekerasan Seksual Dikabupaten Tangerang Meningkat, Korban Sudah Berani Lapor

Kekerasan Seksual Dikabupaten Tangerang Meningkat, Korban Sudah Berani Lapor

Jan 31, 2020, January 31, 2020

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Belum sebulan pada Januari tahun 2020 ini sudah ada 12 kasus kekerasan terjadi pada perempuan dan anak di bawah umur yang dilaporkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, Kamis (30/1/2020).

Kepala Bidang PPA pada DP3A Kabupaten Tangerang, Ratnawati mengatakan, jika pada periode Januari ini laporan kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak di bawah umur memang cukup banyak.

Dari 12 kasus yang sudah dilaporkan, sebagian besar korbannya adalah anak di bawah umur dengan rata-rata kasus adalah pelecehan seksual.

“Cukup banyak memang, terjadi di wilayah Rajeg dan yang sekarang itu di Cikupa,” ungkapnya.

Menanggulangi hal ini, DP3A dibantu oleh relawan P2T dan P2A tengah gencar melakukan sosialisasi dan pencegahan guna menekan angka kasus agar tidak terus melonjak.

“Kita terus sosialisasi ke masyarakat karena pencegahannya memang harus melibatkan semua unsur,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pengaduan dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Tangerang, Hari Santoso mengatakan, agar proses penanganan hukum pada kasus anak di bawah umur bisa berjalan sesuai hak mereka sebagai anak, untuk itu LPA menyediakan pendampingan bantuan hukum.

Oleh karenanya Ia berpesan kepada masyarakat agar tak segan untuk melapor jika di lingkungannya terjadi kasus kekerasan yang melibatkan anak-anak sebagai korbannya.

“Tapi memang saya lihat sekarang ini korban sudah berani untuk melapor tidak seperti dulu yang menganggap kasus kekerasan seperti ini sebagai aib,” tukasnya.

> ast

TerPopuler