Pasar Sepatan Banjir, camat Langsung Sidak

Pasar Sepatan Banjir, camat Langsung Sidak

Jan 21, 2020, January 21, 2020

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Untuk kesekian kalinya Dadang Sudrajat Selaku camat Sepatan melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah jalan yang tergenang banjir,salah satunya di Pasar Sepatan pas di depan Sekolahan SDN 5,Selasa(21/1/2020).

Dalam sidak di Jalan Pasar Sepatan Pas depan Sekolahan SDN 5 hingga Air masuk ke Halaman Sekolahan, Dadang turun ke lapangan meninjau langsung sejumlah drainase yang tersumbat dan tidak datar ke Bahu jalan,sehingga luapan air Hujan semalam menggenangi jalan tersebut.

Dadang Sudrajat Selaku Camat Sepatan Yang baru menjabat empat bulan ini, tanpa dikomando turun sendiri ke lapangan sambil mengecek langsung, ke jalan Pasar Sepatan yang tergenang air akibat tersumbatnya drainase.

Dan dadang pun Menjebolkan Tembok kantor kecamatan biar air mengalir

Dadang Selaku Camat Sepatan menuturkan, ide dalam pemikirannya “Akhirnya kami menggunakan konsep sudetan untuk menangani banjir musiman. Namun, gagasan tersebut melibatkan semua unsur terkait,” tuturnya.

Mengenai persoalan banjir Kami menghimbau kepada Pihak Kelurahan Sepatan harap tindak tentang adanya saluran drainase yang tidak bisa menampung air,hingga deras nya hujan tidak tertampung dan berceceran ke jalan,"Ucapnya

Hal sama yang dikeluhkan oleh pedagang Ubi singkong,menambahkan, banjir yang terjadi di Jalan Pasar Sepatan dan di Sekolahan SDN 5 ini Dikarenakan air yang menggenangi jalan tidak tersalurkan secara optimal. Padahal, jarak antara drainase tidak terlalu jauh. Tapi, kenyataannya drainaae itu tertutup bangunan dan tersumbat Bahkan, hilang berubah fungsi,"Pungkas Ujang pedagang Ubi singkong

Ketidak nyamanan meluap air hujan di Jalan Pasar Sepatan dan SDN 5,sangat dirasakan oleh Ujang pedagang Ubi singkong yang membuka usahanya di pinggir Saluran Drainase itu.

Menurut Ujang, saat musim hujan seperti sekarang. Air yang meluap bertentangan di jalan ini, Malahan saat hujan di malam air. Air yang meluap bisa setinggi lutut orang dewasa.

Kepada pemerintah terkait “ jangan diam saja"hal Ini terjadi karena drainase-nya tersumbat,bahkan ada saluran Drainase nya yang sudah tidak berfungsi  padahal Bangunan baru dibangun beberapa Tahun lalu,” tukasnya.

>ydi

TerPopuler