PT. HJS Diduga Lakukan Pencurian Listrik, Negara Alami Kerugian Milyaran Rupiah

PT. HJS Diduga Lakukan Pencurian Listrik, Negara Alami Kerugian Milyaran Rupiah

Selasa, Januari 28, 2020, Januari 28, 2020

BantenNet.com, KABUPATEN TANGERANG - Kasus terbongkarnya pencurian arus listrik yang dilakukan oleh sebuah perusahaan kaset produksi kaset kepingan (compact disk/CD, video compact disk/VCD dan disk video compact/DVD ) yang terjadi dua tahun lalu, sampai saat ini Lum selesai terkesan diabaikan.

Salah satu aktivis anti korupsi Darsuli, mencurigai kasus ini di peti es kan oleh PT. PLN (Persero) Distribusi Area Teluk Naga yang beralamat di JL. Raya Mauk, Sepatan, Kabupaten Tangerang.

"Sepertinya PLN Distribusi Area Teluk Naga tidak memberikan denda sesuai dengan arus listrik yang dipakai oleh perusahaan itu," kata Darsuli kepada wartawan pada Selasa (28 /01/ 2020) sore.

Darsuli berharap kepada PT. PLN Distribusi Area Teluk Naga untuk secara transfaran membuka data kepada publik. Sebab menurut dia, ini menyangkut kerugian negara yang harus diketahui oleh masyarakat.

Seperti diketahui, sebuah perusahaan industri piringan (compact disk) di PT. HJS Pergudangan Permai Blok DC (Pantai Indah Dadap) Kosambi, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten digrebek oleh PLN Distribusi Area Teluk Naga karena diduga kedapatan  pencurian arus listrik langsung dari gardu induk listrik yang terletak disamping pabrik.

Menurut sumber, dikabarkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang dilakukan oleh PLN Distribusi Area Teluk Naga, menyatakan bahwa PT HJS harus membayar kerugian negara sebesar lebih dari 2 milyar rupiah lebih.

"Hingga sekarang tidak jelas kasusnya, apakah pihak PT HJS bayar atau tidak, tidak diketahui," ujar sumber yang namanya tidak mau di sebutkan.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Bagian Supervisor Transaksi Energi PLN Distribusi Area Teluk Naga Azanil mengatakan, perusahaan itu (PT.HJS) sudah membayar sekitar 400 jutaan.

"Sekitar 400 jutaan yang sudah dicicil ke PLN," kata Azanil kepada wartawan di kantor PLN Cabang Sepatan, Selasa 28 Januari 2020 siang.

Untuk lebih jelas kata dia, nanti akan dibuka datanya dulu di komputer.

> ldn

TerPopuler